Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Bank Mandiri Taspen Salurkan Rp 1 Miliar Bantu Covid-19

Jumat 26 Jun 2020 20:37 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Gita Amanda

Seorang tenaga kesehatan dengan alat pelindung diri (APD), (ilustrasi). PT Bank Mandiri Taspen (Mantap) menyalurkan dana sebesar Rp 1 miliar ke tujuh rumah sakit di enam kota besar di Indonesia.

Seorang tenaga kesehatan dengan alat pelindung diri (APD), (ilustrasi). PT Bank Mandiri Taspen (Mantap) menyalurkan dana sebesar Rp 1 miliar ke tujuh rumah sakit di enam kota besar di Indonesia.

Foto: ANTARA/FB Anggoro
Program Mandiri Taspen berhasil mengumpulkan Rp 2,1 M dari seluruh karyawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mandiri Taspen (Mantap) menyalurkan dana sebesar Rp 1 miliar ke tujuh rumah sakit di enam kota besar di Indonesia. Penyaluran dana ini sebagai bentuk Program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan masker sebanyak 5.000 buah.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K Triprakoso mengatakan perseroan menyerahkan APD sejumlah 1.000 buah kepada Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Adapun penyaluran ini merupakan rumah sakit pertama untuk pemberian APD yang rencananya perseroan akan memberikan 4.000 buah APD beserta masker kepada RSUP Dr Sardjito Jogyakarta, RS Unair Surabaya, RSUD Kota Tangerang, RS Sanglah Bali dan Wisma Atlit Jakarta.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Bank Mantap kepada garda terdepan dalam penanggulangan virus Covid-19 yaitu para dokter dan suster," ujarnya dalam keterangan tulis, Jumat (26/6).

Menurutnya program ini merupakan realisasi dari Program Mantap Peduli yaitu program internal pegawai Bank Mantap yang menyisihkan dari pendapatan mereka.

"Dari program ini perseroan berhasil mengumpulkan Rp 2,1 miliar secara sukarela dari seluruh pegawai, diharapkan program Bank Mantap juga sejalan untuk mendukung skenario pemerintah New Normal dalam memulihkan ekonomi Indonesia yang menurun akibat pandemi virus Covid-19," ucapnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA