Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022

Ada Perusak yang Tak Ingin Hubungan Iran-Arab Saudi Membaik

Jumat 26 Jun 2020 10:57 WIB

Rep: IRNA/ Red: Elba Damhuri

Arab Saudi - Iran diminta Berdamai

Arab Saudi - Iran diminta Berdamai

PM Pakistan sebut ada perusak yang menghambat perbaikan hubungan Iran-Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Sejumlah negara mencoba jadi jembatan dalam upaya memperbaiki hubungan Iran dan Arab Saudi. Salah satunya upaya yang dilakukan Pakistan. 

Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan mengatakan upaya negaranya untuk mengakhiri ketegangan di kawasan itu terus berlanjut. Salah satunya, kata Imran, dengan memperbaiki hubungan Arab Saudi dan Iran.

Tetapi, Imran menegaskan, ada beberapa perusak yang dengan sengaja menentang hubungan baik Iran-Arab Saudi ini.

Berbicara di Majelis Nasional pada Kamis (25 Juni), PM Pakistan mengatakan bahwa negaranya telah memberikan usaha yang terbaik untuk meningkatkan hubungan antara Iran dan Arab Saudi.

"Iran adalah tetangga kami sementara kami memiliki hubungan baik dengan Arab Saudi sehingga kami bangga dengan peran kami untuk membawa kedua negara ini dekat satu sama lain," kata PM Imran Khan seperti dikutip kantor berita Iran, IRNA.

Imran Khan menekankan arti penting dan strategis hubungan dekat Iran-Arab Saudi. "Tetapi ada beberapa perusak yang menentang hubungan Iran-Arab Saudi dan menginginkan konflik terus-menerus di kawasan itu," katanya memperingatkan.

Namun Imran Khan tidak menunjuk hidung pihak-pihak mana saja yang dimaksud sebagai perusak dengan sengaja itu. Yang jelas, Imran menyebut ada krisis di Suriah, Somalia, Libya, dan Afghanistan yang perlu diselesaikan.

Perdana Menteri mengatakan Pakistan akan menjadi negara untuk menyatukan umat Islam. Imran Khan mengunjungi Iran pada 13 Oktober 2019 dengan tujuan mempromosikan perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut.

Selama kunjungan tersebut, ia bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, Presiden Iran Hassan Rouhani, dan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif.

BACA JUGA: Uskup Katolik: Hagia Sophia Sepenuhnya Hak dan Urusan Turki

 

Pengamat politik di Pakistan percaya bahwa Imran Khan, sebagai pemimpin Muslim, harus memainkan perannya dalam menyelesaikan perbedaan di antara umat Islam.

BACA JUGA: Hagia Sophia akan Menjadi Masjid, Pendeta Turki Ini Terguncang

SIMAK Perkembangan Isu-Isu Timur Tengah dengan Perspektif Republika di Tautan Ini....

 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA