Jumat 26 Jun 2020 04:59 WIB

Mal Pelayanan Publik Banda Aceh Kembali Beroperasi

Pelayanan publik lebih progresif akibat memadukan layanan pemerintah pusat dan daerah

Mal Pelayanan Publik Banda Aceh Kembali Beroperasi (ilustrasi)
Foto: ANTARA /Nyoman Hendra Wibowo
Mal Pelayanan Publik Banda Aceh Kembali Beroperasi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,BANDA ACEH -- Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh menyebut mal pelayanan publik (MPP) setempat kembali beroperasi secara maksimal dengan menerapkan sistem digitalisasi, setelah sempat ditutupakibat pandemi virus corona jenis baru (Covid-19).

"Kami sudah efektif melayani masyarakat sesuai dengan kebutuhannya sejak hari Senin (22/6) kemarin," ucap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banda Aceh Muchlish di Banda Aceh, Kamis (25/6).

Ia memastikan, pelayanan publik lebih progresif akibat memadukan layanan dari pemerintah pusat, daerah maupun swasta dalam satu tempat sudah stabil sejak awal pekan ini yang berlokasi Lantai III, Gedung Pasar Atjeh.

Sebelumnya, ia mengakui, beberapa instansi vertikal yang memberikan pelayanan di Zona A MPP Kota Banda Aceh sempat menutup pelayanan di pertengahan Maret tahun ini dengan menarik ke kantor induk masing-masing.

Sementara layanan perizinan yang diberikan oleh daerah, baik provinsi maupun kota serta swasta, tetap beroperasi seperti biasanya selama pandemi Covid-19. "Sebagian instansi vertikal menutup layanannya untuk sementara di pertengahan bulan Maret. Mereka ditarik ke instansi induk, seperti Kejari, Samsat, PLN, dan beberapa lainnya," ujar dia.

Ia berharap agar masyarakat tidak enggan datang ke MPP Kota Banda Aceh untuk memperoleh layanan yang baik di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selain hal tersebut, lanjut dia, pihak MPP setempat telah menyiapkan berbagai sarana pencegahan proses penyebaran virus corona jenis baru, seperti pemasangan bilik disinfektan, wastafel portabel, dan membatasi jarak antarpengunjung.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan agar masyarakat disiplin mengikuti protokol kesehatan untuk menjaga diri dan orang lain dari penyebaran virus yang berbahaya ini.

"Kami harapkan kepada masyarakat agar patuh dan disiplin untuk memproteksi diri agar tidak tertular dari Covid-19 dengan menaati protokol kesehatan," tutur Muchlish.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement