Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Sembilan Pedagang Kena Covid, Pasar Palmerah Tutup Tiga Hari

Rabu 24 Jun 2020 11:42 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Pedagang menata bahan makanan di kiosnya di Pasar Palmerah, Jakarta. Pasar Palmerah akan ditutup selama tiga hari ke depan terhitung mulai Kamis (25/6). Ilustrasi.

Pedagang menata bahan makanan di kiosnya di Pasar Palmerah, Jakarta. Pasar Palmerah akan ditutup selama tiga hari ke depan terhitung mulai Kamis (25/6). Ilustrasi.

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Pasar Palmerah akan ditutup selama tiga hari mendatang terhitung mulai Kamis (25/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pasar Palmerah akan ditutup selama tiga hari mendatang terhitung mulai Kamis (25/6). Penutupan dilakukan akibat ditemukannya sembilan pedagang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mengikuti rangkaian pemeriksaan tes usap dari Puskesmas Tanah Abang.

"Sembilan orang (yang positif) itu semuanya pedagang Pasar Palmerah," kata Camat Tanah Abang, Yassin, saat dikonfirmasi, Rabu (24/6).

Baca Juga

Pada pemeriksaan tes Covid-19 massal di Pasar Palmerah itu didapatkan hasil dari 93 pedagang yang mengikuti tes cepat. Dua pedagang reaktif sehingga dilanjutkan ke tahapan tes usap. Sebanyak 54 pedagang langsung menjalani tes usap karena memiliki penyakit penyerta (komorbid) ataupun telah berusia lanjut. Sembilan di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

Atas hasil itu, Kecamatan Tanah Abang memutuskan untuk menutup pasar selama tiga hari. Keputusan ini sesuai aturan yang telah disepakati bersama dengan Perumda Pasar Jaya selaku pengelola pasar tradisional di Ibu Kota.

"Nanti akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan. Bisa dari pihak damkar, PMI, ataupun Perumda Pasar Jaya," kata Yassin.

Asisten Manajer Area II Perumda Pasar Jaya, Agus, pun membenarkan penutupan Pasar Palmerah terkait temuan sembilan orang positif Covid-19. Penutupan pasar akan berlangsung hingga Sabtu (27/6). Pasar akan kembali beroperasi dengan protokol kesehatan yang lebih ketat pada Ahad (28/6). "Nanti juga akan diperketat protokol kesehatan di pasar," ujar Agus saat dihubungi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA