Monday, 22 Zulqaidah 1441 / 13 July 2020

Monday, 22 Zulqaidah 1441 / 13 July 2020

Prajurit TNI Anggota Misi Perdamaian PBB Gugur di Kongo

Rabu 24 Jun 2020 09:20 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih

Sejumlah prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-P MONUSCO Kongo 2019 mengikuti persiapan di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Sentul Bogor. Serma Rama Wahyudi gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Kongo. Ilustrasi.

Sejumlah prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-P MONUSCO Kongo 2019 mengikuti persiapan di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Sentul Bogor. Serma Rama Wahyudi gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Kongo. Ilustrasi.

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Serma Rama Wahyudi gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Kongo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya Serma Rama Wahyudi pada Selasa (23/6). Almarhum adalah salah satu putra bangsa yang ditugaskan pada misi perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo (MONUSCO).

"Penghargaan setinggi-tingginya kepada Alm. Serma Rama Wahyudi atas pengabdiannya dalam menjaga perdamaian dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan," ujar Menlu Retno dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (24/6) pagi.

Berdasarkan laporan yang diterima dari MONUSCO, sejauh ini terdapat dua korban personel Indonesia dari pertempuran bersenjata di wilayah Kongo tersebut. Serma Rama Wahyudi dinyatakan meninggal dunia, sementara korban lainnya Prt M Syafii Makbul masih dalam perawatan intensif.

"DK PBB telah mengutuk keras serangan kepada MONUSCO dan meminta otoritas Kongo untuk melakukan investigasi dan membawa pelakunya ke meja pengadilan," ujar Menlu Retno.

Indonesia, sebagai kontributor personel misi perdamaian PBB terbesar ke-8 di dunia, senantiasa aktif menyerukan perlunya peningkatan keamanan dan keselamatan personel misi perdamaian PBB pada forum–forum PBB. MONUSCO adalah misi pemelihara perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo dan merupakan misi PBB terbesar ke-2 di dunia. Saat ini terdapat 1.047 orang personel dari Indonesia yang ditugaskan di sana.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA