Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Ini Cerita Sejumlah Atlet Selama Pandemi Corona

Ahad 21 Jun 2020 13:25 WIB

Red: Endro Yuwanto

Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa.

Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa.

Foto: Republika/Prayogi
Ada yang dikarantina di asrama hingga tetap menjalani latihan secara daring.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian besar atlet nasional di berbagai cabang olahraga yang terdampak Covid-19 memiliki pengalaman masing-masing dalam menjalankan aktivitas olahraga. Seperti dikarantina di asrama hingga tetap menjalani latihan secara daring.

Mantan atlet sepak bola sekaligus General Manager Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) Ponaryo Astaman dalam keterangannya saat konferensi pers di Graha BNPB yang dipantau melalui kanal YouTube di Jakarta, Ahad (21/6), mengatakan, sebagian atlet sepak bola di Indonesia melakukan latihan secara daring melalui aplikasi telekonferensi Zoom yang diinstruksikan langsung oleh pelatihnya.

Semenjak gelaran kompetisi sepak bola Tanah Air dihentikan pada Maret 2020 karena pandemi Covid-19, para pesepakbola tetap melakukan latihan fisik untuk menjaga stamina tubuh, meskipun tidak bisa melanjutkan pertandingan. Ponaryo juga menyebutkan seluruh atlet sepak bola yang merupakan warga negara asing (WNA) juga kembali ke negaranya masing-masing.

Setelah pemerintah memutuskan untuk membuka kembali berbagai aktivitas kegiatan di berbagai sektor di masa transisi menuju kebiasaan baru, Ponaryo mengatakan, sudah banyak atlet yang bermain sepak bola di lingkungan sekitar rumahnya bersama teman-teman.

"Sekarang di masa transisi karena kangennya udah nggak tertahankan ingin latihan lagi, ingin main lagi, banyak pesepak bola yang sudah bermain sepak bola dengan siapa saja di lingkungan sekitar," kata Ponaryo. Kendati demikian hal itu tetap dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona.

Berbeda lagi dengan atlet bulu tangkis Jonatan Christie yang mengaku menjalani masa karantina di asrama sejak kepulangannya usai All England di Inggris. Dia menyebut area asrama atlet di PBSI dikarantina. Tidak ada orang yang boleh keluar ataupun ada yang masuk ke wilayah tersebut.

"Dari habis All England saya sama sekali belum pulang ke rumah," kata atlet bulu tangkis tunggal putra yang akrab disapa Jojo tersebut.

Salah seorang atlet bola basket nasional Dimaz Muharri juga menceritakan pengalamannya yang belum pernah sekalipun turun ke lapangan selama masa pandemi ini. Dimaz hanya melakukan latihan secara daring melalui instruksi dari pelatih dengan dirinya berlatih di halaman rumah.

Sementara atlet renang nasional I Gede Siman Sudartawa menerangkan bahwa dirinya masih latihan renang sepekan empat kali di kolam renang yang privat atau tidak terbuka untuk umum. Gede mengaku tetap menjaga jarak bersama rekan atlet lainnya saat sebelum atau selesai latihan di kolam.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA