Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Konser Virtual Meriahkan HUT Jakarta ke 493

Sabtu 20 Jun 2020 13:24 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Esthi Maharani

Monas

Monas

Perayaan HUT Kota Jakarta tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur akan menggelar konser musik virtual, Ahad (21/6). Gelaran konser musik virtual ini dalam rangka untuk memeriahkan perayaan HUT ke-493 Kota Jakarta.

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, perayaan HUT Kota Jakarta tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pandemi Covid-19, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus tetap dijalankan di mana salah satunya tidak diperkenankan adanya kerumunan masa.

"Tahun ini tidak ada gebyar atau konser yang dapat mengumpulkan masa dalam jumlah banyak. Karena itu kami akan menggelar konser secara virtual dengan live streaming sekaligus berdonasi. Hasil donasi akan kami berikan kepada warga atau seniman yang terdampak Covid-19," ujar Anwar, Sabtu (20/6).

Kepala Sudin Kebudayaan Jakarta Timur, Hasanuddin mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Sanggar Pelangi di Batu Ampar, Kramat Jati. Rencananya kegiatan akan dilangsungkan Ahad (21/6) mulai pukul 15.00.

"Jadi nanti akan kami tampilkan konser melalui live streaming. Jadi masyarakat bisa menyaksikannya melalui media sosial kami," terangnya.

Sementara itu di Jakarta Utara, Upacara HUT DKI Jakarta 2020 akan dilaksanakan oleh Pemkot Jakarta Utara. Upacara HUT di DKI di Jakut, akan digelar Senin (22/6) dengan tema "Jakarta Tangguh" saat masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Kepala Bagian Umum dan Protokol Jakarta Utara, Win Bawar Gayo mengatakan upacara HUT DKI tetap berjalan, namun dengan pembatasan peserta. Peserta upacara tingkat kota dibatasi maksimal 50 orang sedangkan di tingkat kecamatan sebanyak maksimal 30 orang.

"Para camat dan lurah akan mengikuti upacara peringatan HUT Kota Jakarta di Kantor Kecamatan dengan jumlah peserta hanya 30 orang," kata Bawar.

Saat pelaksanaan upacara akan dilakukan pembatasan jumlah peserta upacara, menjaga jarak fisik, menggunakan masker dan cuci tangan pakai sabun. Sementara tim paduan suara pun tidak diikutsertakan dalam upacara kali ini karena ada pembatasan petugas dan peserta upacara.



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA