Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Kematian Sushant Singh Rajput Picu Diskusi Kesehatan Mental

Senin 15 Jun 2020 20:10 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Reiny Dwinanda

Aktor Bollywood Sushant Singh Rajput ditemukan meninggal di kediamannya di Mumbai, India akibat bunuh diri, Ahad (14/6).

Aktor Bollywood Sushant Singh Rajput ditemukan meninggal di kediamannya di Mumbai, India akibat bunuh diri, Ahad (14/6).

Foto: AP
Sushant Singh Rajput ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri pada Ahad.

REPUBLIKA.CO.ID, MUMBAI -- Kematian aktor Bollywood Sushant Singh Rajput pada hari Ahad (14/6) telah memicu diskusi baru tentang kesehatan mental. Aktor 34 tahun itu ditemukan meninggal di rumahnya di Mumbai karena bunuh diri.

Penggemar dan bintang Bollywood larut dalam kesedihan begitu mendengar kabar duka tersebut. Mereka kemudian meneruskan percakapan ke tema kesehatan mental dan depresi.

"Bicara. Berkomunikasi. Nyatakan. Cari bantuan. Ingat, kamu tidak sendirian. Kita bersama-sama. Dan yang terpenting, ada harapan," tulis artis Deepika Padukone di akun Instagram-nya, dilansir BBC, Senin (15/6).

Anushka Sharma, yang bersama Singh membintangi film PK mengungkapkan kesedihannya. Ia kecewa mengetahui bahwa mereka hidup di lingkungan yang tidak dapat membantu Singh melalui masalah yang mungkin dialaminya.

Banyak orang lain berbicara tentang betapa sulitnya berbicara tentang masalah kesehatan mental di India. Hal ini karena kurangnya pemahaman tentang hal itu dan tabu yang mengelilingi topik tersebut.

Editor kota surat kabar The Indian Express, Rahul Sabharwal mencicit di Twitter bahwa kesehatan mental belum menjadi pembicaraan terbuka di India. Bahkan, konsultasi dengan psikiater masih dianggap hal yang memalukan.

"Banyak orang berduka atas kematian Sushant hari ini terkekeh dan bergosip ketika seseorang yang mereka kenal melihat seorang psikiater," cicitnya.

Namun, Direktur Pusat Hukum dan Kebijakan Kesehatan Mental di India, dr Soumitra Pathare, mengatakan bahwa meskipun penting untuk melakukan percakapan seputar depresi dan bunuh diri, ia memperingatkan agar tidak menyatukan keduanya, terutama di negara seperti India.

"Data penelitian mengatakan bahwa di Inggris dan Eropa, depresi menyumbang sekitar 80 persen kasus bunuh diri. Tetapi data dari tempat-tempat seperti India menunjukkan bahwa ada banyak alasan lain bahwa seseorang akan bunuh diri," jelas Pathare.

Menurut Pathare, demografi kasus bunuh diri di negara itu juga sangat berbeda. Misalnya, bunuh diri adalah penyebab kematian nomor satu pada wanita yang lebih muda.

Menurutnya, alasannya banyak yang impulsif. Selain itu, pihaknya telah menemukan bahwa kekerasan dalam rumah tangga adalah penyebab utama.

"Demikian pula, tekanan ujian di antara anak-anak di bawah 18 tahun adalah penyebab utama, dan tentu saja ada penyebab ekonomi seperti yang menyebabkan petani bunuh diri di pedesaan India," katanya.

Rajput populer untuk aktingnya di TV dan film. Salah satu sinema yang dibintanginya ialah MS Dhoni: The Untold Story, di mana ia berperan sebagai pemain kriket legendaris.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA