Sunday, 14 Zulqaidah 1441 / 05 July 2020

Sunday, 14 Zulqaidah 1441 / 05 July 2020

Teknik Sipil UMY Mendapat Hibah Akreditasi Internasional

Senin 15 Jun 2020 16:50 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Gita Amanda

Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Yogyakarta. Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meraih hibah fasilitasi akreditasi internasional program studi.

Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Yogyakarta. Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meraih hibah fasilitasi akreditasi internasional program studi.

Foto: muhammadiyah.or.id
Hibah dituangkan dalam SE Kemendikbud yang dikeluarkan awal Juni 2020

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meraih hibah fasilitasi akreditasi internasional program studi. Hibah ini untuk menuju program akreditasi Indonesian Accreditation Board for Engineering Education.

Hibah dituangkan dalam SE Kemendikbud yang dikeluarkan awal Juni 2020. Ini merupakan bentuk fasilitas untuk mempersiapkan prodi menyiapkan dokumen dan kelengkapan agar masuk dalam program akreditasi internasional yang dituju.

Dekan Fakultas Teknik UMY, Jazaul Ikhsan, mengatakan prodi mereka memenuhi kriteria untuk mengajukan diri ke program akreditasi ini. Mulai kurikulum, proses belajar mengajar, dan penilaian capaian belajar sudah sesuai OBE.

"Yang terpenting mutu pendidikan yang harus terus dijaga jika nantinya pengajuan akreditasi ini diterima," kata Jazaul.

Ia menilai, akreditasi ini diberi berdasarkan beberapa kriteria seperti ada komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan bisa setara tingkatan internasional. Lalu, dilakukan evaluasi dan standarisasi mutu pendidikan.

Kemudian, output dari hibah ini terdaftarnya Prodi Teknik Sipil UMY masuk ke sistem akreditasi internasional. Jazaul bersyukur mengingat Prodi Teknik Sipil telah melakukan persiapan yang sudah cukup lama.

"Jika nantinya mendapatkan akreditasi internasional, itu berarti kualitas belajar mengajar pada Prodi Teknik Sipil sudah setara dengan standar internasional," ujar Jazaul.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA