Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

New Normal, Bank Permata Syariah Ekspansi Cabang Baru

Ahad 14 Jun 2020 09:43 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Fuji Pratiwi

Bank Permata Syariah. Unit Usaha Syariah Bank Permata melakukan ekspansi bisnis dengan membuka tiga cabang baru di tengah pandemi Covid-19.

Bank Permata Syariah. Unit Usaha Syariah Bank Permata melakukan ekspansi bisnis dengan membuka tiga cabang baru di tengah pandemi Covid-19.

Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Pembukaan KCS merupakan salah satu strategi untuk memperluas jangkauan produk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Unit Usaha Syariah Bank Permata melakukan ekspansi bisnis dengan membuka tiga cabang baru di tengah pandemi Covid-19. Tiga Kantor Cabang Syariah (KCS) baru tersebut berada di Depok, Jawa Barat; Bandar Lampung, Lampung; dan Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Unit Usaha Syariah Bank Permata, Herwin Bustaman mengatakan, pembukaan KCS baru merupakan salah satu strategi ekspansi Bank Permata Syariah yang akan terus berlanjut pada semester kedua 2020. Dalam pelaksanaannya, Bank Permata Syariah tetap memberikan pelayanan dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan pemerintah dan WHO.

Baca Juga

"Pelayanan transaksi dan produk perbankan syariah dilakukan baik secara offline (dengan bantuan staf) maupun secara online (self-service)," kata Herwin dalam keterangan pers, beberapa waktu lalu.

Pembukaan KCS di ketiga lokasi juga merupakan salah satu strategi untuk memperluas jangkauan produk Bank Permata Syariah di Indonesia. Dalam memberikan pelayanan, Bank Permata Syariah terus berinovasi untuk memudahkan nasabah beradaptasi dengan kondisi new normal.

 

Di antaranya berbagai kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan maupun proses pembukaan rekening syariah seperti tabungan, giro, dan deposito secara digital melalui Permata Mobile X. Sejak diluncurkan tahun 2019 lalu, superapp tersebut telah membawa pada perkembangan bisnis.

PermataBank Syariah tetap mampu membukukan pertumbuhan aset sebesar dua persen, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 18 persen dari periode yang sama tahun lalu. Inovasi digital melalui super app Permata Mobile X untuk sharia banking juga terus dilakukan sebagai solusi dalam kondisi new normal nanti.

Nilai positif ini juga didukung dengan minat masyarakat terhadap produk syariah yang kian meningkat. Data Statistik Perbankan Indonesia dan Statistik Perbankan Syariah menunjukan rata-rata pertumbuhan aset syariah antara 2017 dan 2019 sebesar 14 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan aset perbankan umum sebesar 8 persen.

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA