Sabtu 13 Jun 2020 22:25 WIB

Positif Covid-19 di Malut Melonjak Jadi 302 Kasus

Penambahan pasien positif berasal dari Ternate dan Tidore Kepulauan.

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).
Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- Kasus positif Covid-19 di Maluku Utara kini melonjak menjadi 302 orang. Itu setelah pemeriksaan laboratorium prodia dan Tes Cepat Molokuler (TCM) RSUD Chasan Boesoerie Ternate untuk 41 spesimen, diperoleh pasien terkonfirmasi positif sebanyak 17 orang.

"Pasien positif Covid-19 itu berasal dari Kota Ternate 14 orang dari Tidore Kepulauan tiga orang," kata Jubir Gustu Percepatan Penanganan Covid-19 Malut  dr Alwia Assagaf, M.Kes di Ternate, Sabtu (13/6). Untuk 17 kasus baru ini disebut sebagai kasus 286 hingga 302.

Menurut Alwia dengan penambahan pasien baru ini, maka Kota Ternate memiliki pasien positif sebanyak 178 orang, Halmahera Utara 47 orang, Tidore Kepulauan 28 orang, dan Pulau Morotai 14 orang.

Lainnya, Kepulauan Sula 13 orang, Halmahera Barat enam orang, Halmahera Selatan tujuh orang, Halmahera Timur lima orang, dan Halmahera Tengah empat orang. "Untuk Kabupaten Taliabu hingga kini belum memiliki pasien positif," ujarnya.

Selain itu, untuk jumlah pasien sembuh 40 orang dan kasus meninggal secara keseluruhan sebanyak 22 orang.

Alwia menyebut, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) 970 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 76 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 38 orang.

Untuk tes cepat hingga hari ini 6618 orang dan didapatkan 547 orang reaktif dengan 288 OTG, 70 ODP, 47 PDP dan 142 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit serta 6071 orang dengan hasil tes cepat non reaktif.

"Saat ini sebanyak 36 orang menjalani perawatan di RSUD Chasan Boesoerie Ternate, 24 orang di antaranya kasus positif Covid-19 dan 12 orang PDP, sedangkan karantina di Sahid Hotel sebanyak 84 orang dengan rincian 74 pasien terkonfirmasi positif, dua orang OTG, PDP enam orang dan dua orang pelaku perjalanan," kata Alwia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement