Sabtu 13 Jun 2020 17:18 WIB

Positif Covid-19 di Lampung Bertambah 12 Kasus

Bandar Lampung masih menempati urutan teratas jumlah kasus Covid-19 di Lampung.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Yudha Manggala P Putra
Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).
Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Penambahan pasien positif Covid-19 di Lampung melonjak hingga 12 kasus hari ini. Sementara pasien positif yang sembuh bertambah 2 orang menjadi 111 orang, dan meninggal dunia masih bertahan 11 orang.

Angka tersebut berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Sabtu (13/6). Dalam laporan terbaru ini tercatat juga jumlah ODP 3.299 orang (bertambah 3 orang sehari sebelumnya), selesai dipantau 3.207 orang (bertambah 1 orang), masih dipantau 84 orang, ODP meninggal dunia 8 orang.

Sementara jumlah PDP 140 orang (bertambah 2 orang sehari sebelumnya). Di antaranya masih dirawat/diisolasi 16 orang, sudah pulang/sembuh 99 orang (bertambah 3 orang), dan PDP meninggal dunia 25 orang.

Kepala Dinkes Lampung dr Reihana menyebutkan dalam data tersebut, penambahan 12 orang pasien positif Covid-19 berasal dari Kota Bandar Lampung sembilan orang, Kabupaten Pesawaran seorang, dan Kabupaten Lampung Utara dua orang.

Dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung masih menempati urutan teratas jumlah pasien positif Covid-19 dengan 74 orang.

Disusul Kabupaten Lampung Tengah 29 orang, Kabupaten Lampung Selatan 16 orang, Lampung Utara 10 orang, Pesawaran 8 orang, Waykanan 6 orang, Pesisir Barat 5 orang, Kota Metro 5 orang, Tulangbawang Barat 4 orang, Lampung Barat 4 orang,  Tanggamus 2 orang, Pringsewu 1, dan Tulangbawang 1 orang.

Sedangkan dua kabupaten lainnya di Lampung, yakni Kabupaten Lampung Timur dan Mesuji nihil kasus pasien positif Covid-19 di Lampung.

Menurut Reihana, kedua kabupaten tersebut telah melakukan kajian epidemiologi, sistem kesehatan, sistem surveylans untuk menerapkan tatanan kehiduan baru atau new normal.

Pemprov Lampung akan menggelar pemeriksaan cepat (rapid test) secara massal di empat daerah di Lampung. Rapid test tersebut untuk mencegah terjadinya klaster baru dalam penyebaran virus corona.

Reihana mengatakan, rencana rapid test masssal akan digelar di kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Pesawaran. “Empat kabupaten tersebut memiliki jumlah penduduk yang banyak,” katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement