Kamis 11 Jun 2020 21:56 WIB

Babel Siap Fasilitasi Kepulangan Santri dan Biayai Tes Cepat

Gubernur Babe berharap para santri bisa kembali ke pesantren masing-masing

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman siap memfasilitasi persyaratan agar para santri-santriwati warga Babel bisa kembali ke pesantren mereka masing-masing.
Foto: Pemprov Babel
Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman siap memfasilitasi persyaratan agar para santri-santriwati warga Babel bisa kembali ke pesantren mereka masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman siap memfasilitasi persyaratan agar para santri-santriwati warga Babel bisa kembali ke pesantren mereka masing-masing.

"Ya. Saya selaku Gubernur Bangka Belitung akan memfasilitasi keinginan para santri-santriwati kita yang ingin kembali ke pesantrennya. Selama mendapat izin dari pemerintah setempat dan pesantren penerima," kata Gubernur Erzaldi.

Gubernur berjanji akan memfasilitasi dan mengkoordinir kepulangan mereka ke pesantren, terutama pesantren di Jawa dan luar Jawa, yang telah mendapat izin dari pemerintah setempat untuk dibuka. Namun, untuk kembali ke sana tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi terutama protokol penerbangan atau penyebarangan, salah satunya harus memenuhi syarat berupa hasil rapid tes.

Nah, bantuan rapid tes itulah kata Gubernur Erzaldi yang akan diberikan dengan di-support penuh pembiayaannya oleh Pemprov Babel. "Agar kepulangan mereka lancar dan tertib, maka harus didahului dengan rapid tes. Nah, rapid tes ini yang akan kita bantu. Kenapa, karena banyak permohonan kepada kami Gubernur Babel untuk membantu para santri ini kembali, maka kita bukakan pintu dan menyiapkan informasi tersebut," ungkap gubernur.

Dan informasi yang berkenaan dengan itu kata gubernur nanti akan langsung dikoordinir oleh Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa."Jadi kalau mereka minta informasi selama mereka kolektif akan kita layani," tandas Gubernur Erzaldi.

Sementara Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa membenarkan bahwa, memang ada beberapa anak pesantren yang sudah ada panggilan untuk kembali ke pesantren, datang kepada Gugus Tugas melalui ikatan orangtuanya, atau ikatan alumni santri pesantren tersebut datang ke gugus.

"Mereka datang ke gugus untuk menjelaskan tentang rencana kepulangan mereka ke pesantren di Jawa," kata Mikron.

Atas dasar kemanusiaan dan untuk memajukan sumber daya manusia Babel, Pak Gubernur kata dia memberikan bantuan salah satu persyaratan yang disyaratkan dalam penerbangan, yaitu membantu rapid tes dengan anggaran dibebanan kepada Pemprov Babel.

Rencananya rapid tes tersebut akan dilaksanakan sekitar tanggal 15 Juni 2020 dengan peserta 125 sampai 150 orang santri-santriwati yang akan dilakukan rapid tes, dengan kebijakan biaya dibebankan pemerintah provinsi.

"Hal ini tentu saja sangat membantu dari proses itu, dan kami berharap ini menjadi ladang kebaikan untuk kita semua," tukas Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement