Kamis 11 Jun 2020 16:58 WIB

Pengunjung Malioboro akan Dipantau dengan Barcode

Diharapkan pengunjung mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin tinggi

Rep: Silvy Dian Setiawan / Red: Hiru Muhammad
Poster himbauan wajib menggunakan masker dipasang di banyak titik di jalur pedestrian Malioboro, Yogyakarta, Kamis (11/6). Ini menyusul kawasan wisata ikonik Jogja ini ramai pengunjung pada minggu lalu
Foto: Wihdan Hidayat/ Republika
Poster himbauan wajib menggunakan masker dipasang di banyak titik di jalur pedestrian Malioboro, Yogyakarta, Kamis (11/6). Ini menyusul kawasan wisata ikonik Jogja ini ramai pengunjung pada minggu lalu

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan skema bagi pengunjung yang memasuki kawasan Malioboro, Yogyakarta. Pengunjung yang memasuki Malioboro akan dipantau keberadaannya menggunakan barcode.

Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, skema ini rencananya akan diterapkan pada new normal. Saat ini, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosandi) Kota Yogyakarta sedang memantau pengunjung dengan memberlakukan sistem barcode.  Ini dilakukan agar pengunjung menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan penuh disiplin. Terutama, memantau jika ada pengunjung yang berkerumun.

"Nanti pengunjung kita monitor keberadaannya dengan memberlakukan barcode. Saat ini sedang kita siapkan segala sesuatunya," kata Heroe di Yogyakarta, Kamis (11/6).

Ia menyebut, masih ada pengunjung yang berkerumun di kawasan tersebut. Walaupun kesadaran dalam menggunakan masker cukup tinggi. Sehingga, perlu adanya pemantauan akan keberadaan pengunjung ini. Tidak hanya di Malioboro, destinasi wisata lainnya di Kota Yogyakarta seperti Taman Pintar, Alun-Alun Utara Kota Yogyakarta dan Pasar Beringharjo."Barcode ini disiapkan dan akan diberikan  petugas di lapangan secara gratis kepada pengunjung. Nantinya akan tersambung melalui sistem pemantauan untuk memonitor kerumunan yang terjadi," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga memberlakukan satu jalur bagi pejalan kaki di kawasan Malioboro. Heroe mengatakan, bagi pengunjung yang berjalan menuju ke selatan Malioboro akan menggunakan jalur pedestrian di sisi timur."Sedang yang menuju ke utara berjalan di sisi pedestrian barat," kata Heroe.

Dengan begitu, diharapkan seluruh pengunjung maupun masyarakat yang ada di destinasi wisata dapat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Untuk skema barcode di destinasi wisata sendiri, pihaknya akan menerapkan secara bertahap.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement