Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Johnny Depp dan Leonardo DiCaprio Janji Perangi Rasisme

Senin 08 Jun 2020 10:23 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda

Johnny Depp termasuk salah satu selebritas yang menunjukkan sikapnya terhadap rasisme terkait kematian George Floyd yang memicu aksi protes global.

Johnny Depp termasuk salah satu selebritas yang menunjukkan sikapnya terhadap rasisme terkait kematian George Floyd yang memicu aksi protes global.

Foto: EPA
Aktor Johnny Depp dan Leonardo DiCaprio sampaikan pesan antirasisme.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Johnny Depp dan Leonardo DiCaprio berjanji memerangi rasisme. Pernyataan itu mereka lontarkan bertepatan dengan terus bergulirnya protes di seluruh dunia dalam aksi antirasisme yang dipicu kematian George Floyd saat lehernya digencet dengan lutut polisi yang Minneapolis yang menangkapnya.

Para aktor berbicara dalam kesempatan terpisah setelah protes itu bergulir. Dilansir laman NME pada Ahad (7/6), Depp membagikan video pidato Killer Mike di halaman Instagram pibadinya dengan imbuhan teks panjang.

“Tidak ada cara memahami apa yang tidak masuk akal. Tidak ada cara memulihkan kehidupan yang telah direnggut. Sama seperti tidak ada cara memulihkan patah hati. Apa yang bisa kita lakukan adalah berjanji pada diri kita sendiri bahwa rasisme dan ketidakpedulian yang melekat pada penilaian buruk yang dihasilkannya, bukan lagi sebuah pilihan!!! Harus menjadi perubahan!!!! Harus dituntut!!!!” tulis Depp.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

As the majority of American people, our global community and our extended family of humans helplessly watched a man die on television… I too, was exposed to the atrocity of blatant barbarism, ruthless cruelty and unmitigated lack of humanity. A handcuffed man, pleading for his life lay prone with the full weight of a man sworn to defend the peace on his neck. The victim of this heinous act of cowardice, George Floyd, told the officers that he could not breathe. As he called for his dead mother, how could our collective hearts not break as his face was ground and mashed firmly into the pavement by those sworn to protect him, and all of us? Justice, I desperately hope, will address the horror of Officer Chauvin’s nonchalance and indifference to his participation in the agony, suffering and ultimately the murder of our fellow traveler George Floyd in a grotesque illustration of the abuse of power!!! There is no way to make sense of what is senseless. There is no way to restore a life that has been taken. Just as there is no way to un-break a heart that is broken. What we can do is make a vow to ourselves that racism and the ignorance inherent in such judgmental ugliness that it gives birth to, is NO LONGER AN OPTION!!! THERE MUST BE A CHANGE!!! DEMAND IT!!!! My dear friend and brother, Killer Mike - (Run The Jewels), is a brilliant musician, artist, activist for social justice and the son of an Atlanta Policeman. He is also, one of the kindest, most caring and loving human beings that I’ve ever had the pleasure and honor to know!!! I beg everyone to listen to the remarks of this true statesman. True statesmen have never been so needed, and they’ve never been in such short supply. With All Love, JD

A post shared by Johnny Depp (@johnnydepp) on

Baca Juga


Dia memuji penyanyi rap Killer Mike sebagai seorang musisi, artis, dan aktivis cerdas untuk keadilan sosial. Dia mendesak pengikutnya mendengarkan komentar dari “negarawan sejati” itu.

Sementara itu, DiCaprio membagikan gambar yang berbunyi, “Saya berkomitmen untuk mendengarkan, belajar, dan mengambil tindakan.”



Dalam keterangannya, dia berkeinginan mengakhiri pencabutan hak pilih Black America yang sudah ada sejak lama. Dia juga akan mendukung individu, organisasi, dan koalisi yang berkomitmen membawa perubahan jangka panjang terkait hal itu.

Aktor itu menambahkan bahwa dia akan menyumbang untuk Color Of Change, Fair Fight Action, Asosiasi Nasional untuk Kemajuan Orang Kulit Berwarna (NAACP), dan Equal Justice Initiative. Menurut hasil autopsi independen, kematian Floyd disebabkan oleh darah dan aliran udara yang terputus dari otaknya, menyebabkan asfiksia mekanik.

Derek Chauvin, seorang polisi yang menggencet leher Floyd selama hampir sembilan menit telah dipecat dan didakwa melakukan pembunuhan. Tiga polisi lain yang terlibat dalam penangkapan Floyd juga didakwa membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan tingkat dua, dan membantu dan bersekongkol pembantaian tingkat dua.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA