Ahad 07 Jun 2020 12:41 WIB

Rusia: Iran tidak Pernah Menolak Akses IAEA

Rusia terus membela Iran terkait program energi yang diawasi ketat IAEA

Rep: IRNA/ Red: Elba Damhuri
Foto menunjukkan bagian atas dari fasilitas nuklir reaktor air berat Arak, 250 kilometer barat daya ibu kota Teheran, Iran.
Foto: Mehdi Marizad/Fars News Agency via AP
Foto menunjukkan bagian atas dari fasilitas nuklir reaktor air berat Arak, 250 kilometer barat daya ibu kota Teheran, Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN --- Perwakilan Tetap Rusia untuk Organisasi Internasional di Wina Austria, Mikhail Ulyanov, dalam sebuah pesan mengatakan Iran tidak menolak akses inspektur IAEA.

"Iran tidak menolak akses IAEA, yang terjadi saat ini Iran belum memberikan akses. Itu berbeda," tulis Ulyanov dalam akun Twitternya pada Ahad.

Ulyanov mengetakan Iran tidak mempertanyakan hak-hak IAEA dan siap melanjutkan konsultasi.

"IAEA menyatakan keprihatinan dalam hal ini tetapi juga siap untuk berdialog. Mari kita berharap bahwa masalah akan segera teratasi," kata diplomat Rusia itu.

Ulyanov sebelumnya mengutuk bocornya laporan rahasia IAEA tentang Iran, dengan mengatakan itu keterlaluan.

"Saya benar-benar yakin bahwa kebocoran data rahasia IAEA Iran bukan kesalahan IAEA."

Duta Besar Tetap Iran untuk Organisasi Internasional di Wina Kazem Gharibabadi mengatakan laporan baru Badan Energi Atom Internasional tentang JCPOA menandakan kelanjutan dari kegiatan verifikasi IAEA. Ia menggambarkan tindakan Iran dalam mengimplementasikan keputusannya untuk menangguhkan komitmen JCPOA-nya.

Menyusul penarikan sepihak Iran dari JCPOA, Iran berusaha mempertahankan perjanjian nuklir dengan syarat bahwa pihak lain dalam perjanjian tersebut memenuhi komitmen mereka terhadap perjanjian tersebut.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement