Thursday, 11 Zulqaidah 1441 / 02 July 2020

Thursday, 11 Zulqaidah 1441 / 02 July 2020

Jay-Z Sewakan Pesawat Jet untuk Pengacara Korban Penembakan

Ahad 07 Jun 2020 11:04 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Nora Azizah

Jay-Z sewakan jet untuk pengacara Ahmaud Arbery yang jadi korban penembakan (Foto: Jay Z)

Jay-Z sewakan jet untuk pengacara Ahmaud Arbery yang jadi korban penembakan (Foto: Jay Z)

Foto: EPA
Jay-Z sewakan jet untuk pengacara Ahmaud Arbery yang jadi korban penembakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Blerim Elmazi dan S Lee Merritt, dua pengacara yang mewakili Ahmaud Arbery, korban penembakan mati saat joging pada Februari lalu kesulitan mendapatkan transportasi pada 4 Juni. Padahal, mereka perlu menghadiri sidang pengadilan di Brunswick, Georgia.

Beruntung, rapper Jay-Z membantu mereka dengan menyewakan pesawat Jet untuk mereka. Elmazi mengungkapkan di Instagram bahwa ia dan Merritt menerima telepon pada pukul 1 pagi dari Roc Nation, agen Jay-Z, yang mengizinkan mereka menggunakan pesawat pribadi mereka.

"Pada jam satu pagi kami mulai kehilangan harapan sampai kami mendapat telepon dari orang-orang Jay Z di Roc Nation yang mencarter penerbangan untuk kami menghadiri audiensi ini dengan keluarga Ahmaud Arbery," tulis Elmazi dalam sebuah posting Instagram dikutip Variety.com, Ahad (7/6).

Benar saja, kedua pengacara itu berhasil sampai ke persidangan tepat waktu dan memberikan pembelaan bagi keluarga Arbery di depan pengadilan. Arbery ditembak mati pada 23 Februari saat sedang jogging di  Georgia oleh Gregory McMichael dan putranya, Travis McMichael. Kematian Arbery dinyatakan sebagai pembunuhan oleh Biro Investigasi Georgia.

Gregory dan Travis, serta William Bryan yang merekam pembunuhan itu telah didakwa dengan pembunuhan. Pada persidangan hari Kamis lalu, informasi baru ditambahkan ke kasus.

Agen Biro Investigasi Georgia, Richard Dial bersaksi bahwa Travis, yang menembakkan tiga tembakan yang menewaskan Arbery, menggunakan cercaan rasial saat Arbery sedang sekarat. Di akhir persidangan, diputuskan bahwa ketiga pria itu akan tetap berada dalam tahanan polisi.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA