Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Apakah Fact Check Media Sosial Merupakan Bentuk Penyensoran?

Jumat 05 Jun 2020 20:58 WIB

Red: Sadly Rachman

Aplikasi media sosial di ponsel pintar

Foto: VOA/Reuters
EMBED
Twitter ingin memberi konteks pada cuitan, bahkan tweet dari Presiden Donald Trump.

REPUBLIKA.CO.ID, Dua jejaring sosial besar berbeda pendapat soal perlunya melakukan fact check atau pengecekan fakta tulisan pengguna. Facebook cenderung menolak menjadi 'penjaga gawang', sementara Twitter menegaskan ingin memberi konteks pada cuitan, bahkan tweet dari Presiden Donald Trump sekalipun.

Berikut video lengkapnya.

Sumber : VOA

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA