Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Kemenag Bolehkan Pengajian Langsung Digelar Lagi 

Jumat 05 Jun 2020 16:02 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah

Kemenag Bolehkan Pengajian Langsung Digelar Lagi . Majelis taklim ibu-ibu. Ilustrasi

Kemenag Bolehkan Pengajian Langsung Digelar Lagi . Majelis taklim ibu-ibu. Ilustrasi

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Pengajian diizinkan dengan melakukan protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama memperbolehkan pengajian atau majelis taklim kembali berkegiatan secara langsung. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Agus Salim mengatakan pengajian secara langsung diperbolehkan dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga

"Iya, boleh asalkan diperhatikan protokol kesehatan, jaga jarak, menggunakan masker seperti itu," kata Agus kepada Republika.co.id pada Jumat (5/6).

Terlebih, menurut Agus, daerah-daerah yang berdasarkan penetapan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sudah diumumkan sebagai daerah zona hijau sudah dapat melakukan kegiatan pengajian. "Pengajian yang zona hijau sudah, tetapi tetap membatasi jarak," katanya. 

Masjid-masjid di DKI Jakarta dan sekitarnya telah membuka kembali pintu bagi jamaah untuk menggelar sholat Jumat. Berdasarkan laporan yang diterimanya, sebagian besar masjid di Jakarta telah buka kembali. 

"Saya dapat laporan sejumlah daerah sudah kembali melaksanakan sholat jumat, untuk sebagian besar di Jakarta sudah, Tangerang juga sudah dibuka. Namun tetap memperhatikan protokol Covid-19," kata Agus.

Agus menjelaskan, para pengurus masjid telah menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan jarak antara jamaah dengan memasang tanda. Selain itu, jamaah juga diminta menggunakan masker serta hand sanitizer ketika hendak berangkat ke masjid.  

"Sudah aktif ya, untuk seluruh Jakarta laporannya sebagian besar sudah berjalan," katanya. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA