Kamis 04 Jun 2020 16:37 WIB

Arab Saudi Catat Kematian Tertinggi Kasus Corona

Ada 30 angka kematian Corona dalam 24 jam terakhir pada Rabu.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Teguh Firmansyah
Ilustrasi virus corona dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.
Foto: CDC via AP, File
Ilustrasi virus corona dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Arab Saudi mencatat 30 kematian akibat virus Corona dalam 24 jam terakhir pada Rabu kemarin. Jumlah tersebut merupakan lonjakan kematian harian tertinggi di Arab Saudi. Dengan demikian total kematian menjadi 579 kasus.

Seperti dilansir Gulf News, Kementerian Kesehatan Saudi melaporkan 2.171 kasus baru infeksi virus Corona jenis baru atau Covid-19. Dengan demikian, jumlah total infeksi di negara tersebut menjadi 91.182 kasus pada Rabu (3/6).

Baca Juga

Kementerian Kesehatan juga mencatat jumlah pasien yang sembuh dari virus Corona pada hari yang sama sebanyak 2.369 kasus. Dengan demikian, total pasien yang pulih menjadi 68.159 orang. Sedangkan, sebanyak 1.321 pasien dalam kondisi kritis.

Riyadh menjadi kota dengan zona merah karena memiliki kasus infeksi virus korona tertinggi yakni 683. Sementara kota dengan jumlah kasus tertinggi kedua yakni Jeddah mencatat 428 kasus.

Sebelumnya pada Sabtu pekan lalu, Menteri Kesehatan Arab Saudi, Tawfiq al-Rabiah mengatakan lebih dari 70 persen kasus virus korona di Arab Saudi, sembuh. Hal itu merupakan hasil dari protokol Kesehatan yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi.

“Kami telah mengembangkan protokol perawatan oleh para ahli di Arab Saudi. Protokol ini terus diperbaharui dengan berkaca pada perkembangan dunia terkait perawatan dan prosedur (pengobatan pasien virus corona),” kata al-Rabiah. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement