Kamis 04 Jun 2020 07:50 WIB

Penerbangan Jakarta-Jayapura Dibuka Kembali pada 10 Juni

Penerbangan berpedoman pada protokol kesehatan yaitu membawa 50 persen penumpang

Sejumlah pesawat terbang terparkir di Bandara Sentani, Jayapura, Papua, Jumat (27/3). Pemerintah Provinsi Papua berencana kembali membuka penerbangan jalur langsung Jakarta-Jayapura pulang-pergi mulai 10 Juni 2020.
Foto: ANTARA/Gusti Tanati
Sejumlah pesawat terbang terparkir di Bandara Sentani, Jayapura, Papua, Jumat (27/3). Pemerintah Provinsi Papua berencana kembali membuka penerbangan jalur langsung Jakarta-Jayapura pulang-pergi mulai 10 Juni 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Pemerintah Provinsi Papua berencana kembali membuka penerbangan jalur langsung Jakarta-Jayapura pulang-pergi mulai 10 Juni 2020. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Reky D Ambrauw mengatakan pengaturannya transportasi udara hanya diberlakukan penerbangan langsung (direct) dari Jakarta-Jayapura atau sebaliknya dengan dilayani lima maskapai yakni Garuda, Lion Air, City Link, Sriwijaya dan Batik Air.

"Penerbangan ini masih dikhususkan untuk rute langsung atau tidak transit dengan berpedoman pada protokol kesehatan yaitu membawa 50 persen penumpang dari total daya tampung," ucapnya, Rabu (3/6).

Dia menjelaskan penerapan aturan 50 persen penumpang ini agar pemberlakuan social distancing dapat dilakukan dengan maksimal di dalam pesawat. "Pengaturan penumpang keluar masuk orang akan diatur lagi dengan aturan lebih lanjut di mana melibatkan instansi terkait di bandara," katanya lagi.

Dalam sepekan hanya satu penerbangan bagi masing-masing maskapai. Sehingga pengaturan di bandara dapat lebih efektif.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement