Saturday, 20 Zulqaidah 1441 / 11 July 2020

Saturday, 20 Zulqaidah 1441 / 11 July 2020

Cara Bedakan Telur Ayam Konsumsi dan Telur Ayam Tetas

Kamis 04 Jun 2020 06:22 WIB

Red: Irwan Kelana

Pekerja menata telur ayam di tempat usaha ternak ayam petelur di Takeran, Magetan, Jawa Timur, Jumat (13/7).

Pekerja menata telur ayam di tempat usaha ternak ayam petelur di Takeran, Magetan, Jawa Timur, Jumat (13/7).

Foto: Antara/Siswowidodo
Konsumen harus cermat dalam memilih telur yang ada di pasaran.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Saat ini marak terjadi peredaran  telur ayam tetas atau Hatching Egg (HE). Oleh sebab itu, masyarakat yang mengkonsumsi telur harus cerdas memilih, mana telur yang layak dikonsumsi dan mana yang tidak layak.

Gilang Ayuningtyas, SPt, MSi, dosen IPB University dari Program Studi Teknologi dan Manajemen Ternak (TNK) Sekolah Vokasi menjelaskan bahwa telur ayam konsumsi adalah telur yang diperoleh dari ayam betina periode produksi (layer) yang dipelihara tanpa pejantan. Telur ini infertil (tidak dibuahi).

"Sedangkan telur ayam tetas adalah output pada pemeliharaan ayam pembibit (breeding fram). Telur ini diperoleh dari ayam betina periode produksi yang dipelihara bersama pejantan dengan sex ratio tertentu. Sehingga mengalami proses perkawinan dan fertilisasi (pembuahan). Pada telur tetas yang fertil, terkandung calon embrio unggas," ungkapnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (3/6),

Ia menjelaskankan bahwa telur tetas yang tidak ditetaskan (karena tidak lolos seleksi/tidak layak ditetaskan) dan atau telur tetas infertil dapat dijadikan telur konsumsi. Namun, sebagai konsumen harus tetap cermat dalam memilih telur yang ada di pasaran. Lalu apa sebenarnya perbedaan yang dapat dikenali dari dua jenis telur ini?

Menurutnya, ada beberapa cara untuk membedakan telur ayam konsumsi dengan telur ayam tetas (Hatching Egg). Pada telur konsumsi, kuning telurnya semua bersih tidak ada bercak darah, terlihat blastodisc. Sementara pada telur tetas infertil, jika dipecahkan terdapat blastoderm, bercak darah dan atau embrio yang berkembang pada bagian kuning telur.

“Telur konsumsi jika dipecah, pada bagian kuning telur berwarna kuning merata, tidak ada bercak darah. Jika diteropong dengan cahaya maka telur ayam konsumsi seluruh bagian akan tembus oleh cahaya. Telur ayam tetas jika diteropong dengan cahaya maka akan tampak bagian yang tidak tembus cahaya, karena terhalang oleh embrio,” ujarnya.

Untuk itu masyarakat harus benar-benar hati-hati dalam memilih telur yang baik dikonsumsi oleh keluarga. Telur yang baik dikonsumsi merupakan telur yang diproduksi untuk dijual sebagai telur yang layak dikonsumsi. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA