Friday, 19 Zulqaidah 1441 / 10 July 2020

Friday, 19 Zulqaidah 1441 / 10 July 2020

Polres Batang Intensifkan Pemeriksaan Jelang New Normal

Rabu 03 Jun 2020 17:23 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Polres Batang dan Gugus Tugas Covid-19 setempat mengecek sarana jelang new normal. Ilustrasi.

Polres Batang dan Gugus Tugas Covid-19 setempat mengecek sarana jelang new normal. Ilustrasi.

Foto: ANTARA/FB Anggoro
Polres Batang dan Gugus Tugas Covid-19 setempat mengecek sarana jelang new normal

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah bersama tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat terus menggencarkan pemeriksaan sarana dan prasarana publik dalam menerapkan protokol kesehatan. Pemeriksaan ini dilakukan menjelang dilakukannya uji coba penerapan tatanan kehidupan baru atau normal baru (new normal).

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Batang AKP Asfauri di Batang, Rabu, mengatakan bahwa tim gugus dan polisi akan menyasar beberapa sarana publik yang nantinya dijadikan tempat layanan masyarakat saat normal baru.

"Kita mengecek sekaligus memasang pembatas jarak tempat duduk dan antrean di sejumlah tempat seperti perkantoran, pertokoan, dan rumah makan," katanya.

Asfauri mengatakan pada persiapan menuju pelaksanaan new normal, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus menyosialisasikan pada warga agar mematuhi Maklumat Kapolri dan protokol kesehatan. Pada kegiatan itu, polisi meminta warga menghindari kerumunan dan membagikan 50 masker bagi mereka yang belum memakai.

"Warga yang belum memakai masker akan kita edukasi agar mengutamakan kesehatan dan keselamatan bersama di tengah pandemi Covid-19. Jika memakai masker sama saja melindungi diri sendiri dan orang lain," jelasnya.

Pemilik pertokoan diimbau agar menyiapkan tempat mencuci tangan dan menjaga jarak antrean. "Kami berharap dengan diberlakukannya tatanan kehidupan baru warga harus lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai dengan diberlakukannya new normal akan menambah jumlah pasien virus corona," katanya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA