Rabu 03 Jun 2020 15:06 WIB

Pemerintah Berikan 450 Ribu Paket Bantuan Buat WNI di Luar

Mayoritas paket bantuan diberikan untuk WNI di Malaysia.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Teguh Firmansyah
Pelaksana Tugas (Plt) juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah
Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Pelaksana Tugas (Plt) juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaksana tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Teuku Faizasyah mengatakan, perwakilan RI di seluruh dunia telah memberikan paket bantuan bagi warga negara Indonesia (WNI) terdampak pandemi virus Corona tipe baru atau Covid-19. Bantuan diberikan karena berbagai negara telah memberlakukan kebijakan lockdown atau karantina wilayah sehingga mempengaruhi kehidupan warganya termasuk WNI.

"Hingga Rabu (3/6) Perwakilan RI di seluruh dunia telah memberikan bantuan sebanyak 450.860 paket bantuan yang disalurkan melalui perwakilan RI kepada WNI yang terdampak di berbagai belahan dunia," ujar Faiza dalam konferensi pers mingguan Kemenlu secara virtual, Rabu (3/6).

Baca Juga

Dia merinci, sebanyak 361.359 paket bantuan diberikan kepada WNI di Malaysia. Kemudian, sebanyak 8.928 paket bantuan diberikan kepada WNI di negara Asia Pasifik lainnya di luar Malaysia. Adapun di kawasan Eropa dan Amerika Serikat (AS) masing - masing 3.474 paket bantuan dan 13.335 paket bantuan diberikan kepada WNI yang terdampak pandemi Covid-19.

"Selain itu, sebanyak 38.295 paket bantuan diberikan kepada WNI di kawasan Timur Tengah, dan 161 paket bantuan diberikan kepada WNI di kawasan Afrika," tukasnya.

Beberapa negara di dunia sudah memberlakukan pelonggaran lockdown secara bertahap demi kelangsungan kehidupan ekonomi negara-negara. Tidak sedikit negara yang telah membuka bisnis dan pekerjaan menjadi kenormalan baru.

Virus Corona yang pertama kali muncul di Wuhan, provinsi Hubei, China telah mempengaruhi berbagai sektor kehidupan individu di dunia. Virus yang telah ditetapkan menjadi pandemi ini tidak segan menghancurkan ekonomi beberapa negara akibat imbas dari kebijakan penutupan atau pembatasan gerak. Kini, virus Corona telah menginfeksi 5.452.761 di 213 wilayah dan negara di dunia. Pandemi dengan nama resmi SARS-CoV-2 ini juga telah menewaskan 382.485 jiwa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement