Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Portugal Jadi Opsi Gelar Perempat Final Liga Champions

Rabu 03 Jun 2020 14:06 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Trofi Liga Champions (ilustrasi). Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Asosiasi Klub Sepak Bola Eropa (ECA) berencana menjadikan Portugal sebagai lokasi untuk menggelar laga perempat final Liga Champions pada 22 Agustus mendatang.

Trofi Liga Champions (ilustrasi). Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Asosiasi Klub Sepak Bola Eropa (ECA) berencana menjadikan Portugal sebagai lokasi untuk menggelar laga perempat final Liga Champions pada 22 Agustus mendatang.

Foto: Antara/Zabur Karuru
Seharusnya babak 8 besar digelar di stadion masing-masing tim sistem kandang-tandang.

REPUBLIKA.CO.ID, LISBON -- Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Asosiasi Klub Sepak Bola Eropa (ECA) berencana menjadikan Portugal sebagai lokasi untuk menggelar laga perempat final Liga Champions pada 22 Agustus mendatang. Ide tersebut muncul usai niat kedua belah pihak untuk tetap menyelesaikan kompetisi antarklub Eropa setelah pandemi Covid-19.

Karena seharusnya babak delapan besar digelar di stadion masing-masing tim dengan konsep kandang-tandang. Dijadwalkan, penyelesaian babak 16 besar hingga partai final Liga Champions akan dilaksanakan pada 4-29 Agustus mendatang.

Berdasarkan laporan Mundo Deportivo yang dikutip Football Italia, Rabu (3/6), rencana memilih Portugal merupakan rencana 'B' yang sedang didiskusikan oleh Komite Eksekutif UEFA dan ECA yang dipimpin Presiden Klub Juventus, Andrea Agnelli.

Hal ini dianggap menjadi salah satu langkah untuk memangkas penyebaran virus corona dalam pertandingan sepak bola. Selain Portugal, Istanbul juga sempat menjadi salah satu kandidat. Namun, salah satu kota terbesar di Turki tersebut dinilai masih belum sepenuhnya aman.

Sejauh ini, kota Lisbon menjadi pilihan terkuat setelah Pemerintah Portugal sudah menyatakan sebaran virus mulai berkurang. Stadion yang pernah dipakai selama Euro 2004 itu disebut cocok untuk menjamu para pemain yang bertanding.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA