Selasa 02 Jun 2020 23:26 WIB

Bogor Peringati Hari Jadi ke-538 di Tengah Pandemi Covid-19

Peringatan hari jadi ke-538 Kabupaten dan Kota Bogor jatuh pada 3 Juni.

Rep: Nugroho Habibi / Red: Andi Nur Aminah
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (tengah)
Foto: Republika/Nugroho Habibi
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (tengah)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kota dan Kabupaten akan segera memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-538 yang jatuh pada 3 Juni. Berbeda dengan biasanya yang digelar secara meriah dengan pesta, HJB kali ini harus dirayakan di tengah pandemi Covid-19.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan, pandemi menjadi masa yang sulit bagi semua. Namun, dia mengatakan, Kota Bogor harus tetap bisa berlari melewati pandemi Covid-19.

Baca Juga

Meskipun dengan segala kekurangan dan keterbatasan, Bima menekankan, Kota Bogor harus tetap mengedepankan semangat berbagi. Dia menjelaskan, semangat itu dituangkan dalam HJB tahun ini.

"Semangat itu kemudian dituangkan ke dalam tema besar HJB ke-538, yakni Sahitya Raksa Baraya yang bermakna solidaritas untuk saling menjaga, memelihara, menyayangi, dan melindungi sesama warga,” kata Bima di Balai Kota Bogor, Selasa (2/6).

Berdasarkan rangkaiannya, Kota Bogor tetap menggelar Rapat Paripurna secara terbatas dalam rangka peringatan HJB. Kemudian, Pemeritah Kota Kota Bogor juga akan memberikan penghargaan kepada tokoh yang telah berjasa dalam mencegah dan menangani Covid-19 serta memberikan insentif kepada para tenaga medis.

“Pemerintah Kota Bogor juga akan menyerahkan bantuan bagi 538 keluarga yang dihimpun melalui Program Jaringan Keluarga Asuh Kota (Jaga Asa)," kata Bima.

Bima menuturkan para keluarga penerima manfaat yang terdata telah diverifikasi. Dia memastikan, mereka belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik pusat, provinsi maupun daerah.  "Selain itu, akan disalurkan juga insentif bagi 2.600 guru ngaji se-Kota Bogor,” jelas Bima.

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin juga akan melakukan Rapat Paripurna sebagai rangkaian HJB ke-538. Dia mengatakan, HJB tahun ini mengusung tema Solidaritas Sosial untuk Kebangkitan Kabupaten Bogor. "HJB bagi saya, bagaimana mengeratkan solidaritas, memutus rantai pandemi," kata Ade.

Selain itu, Ade mengatakan, pihaknya juga akan menggalar zikir dan doa serentak di 538 titik se-Kabupeten Bogor. Dia menjelaskan, telah mengundang, Ustadz Yusuf Mansur untuk bertausiyah melalui zoom dan live YouTube di channel Bogor Tegar Beriman TV. "Jadi semua elemen masyarakat bisa mengikuti dari zoom meeting. Selain zoom meeting, kita pakai live streaming," jelas dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement