Friday, 12 Zulqaidah 1441 / 03 July 2020

Friday, 12 Zulqaidah 1441 / 03 July 2020

Trump Kerahkan Militer Atasi Demo, Lima Polisi Tertembak

Rabu 03 Jun 2020 01:30 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nur Aini

Presiden AS Donald Trump di depan Gereja St John

Presiden AS Donald Trump di depan Gereja St John

Foto: Al Jazeera
Donald Trump menggunakan kekuatan militer untuk mengatasi demonstrasi di seluruh AS.

REPUBLIKA.CO.ID, MINNEAPOLIS -- Setidaknya lima petugas kepolisian yang tertembak dalam protes kematian George Floyd, seorang warga negara AS yang dibunuh oleh seorang polisi di Minneapolis, AS. Laporan itu muncul beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan bahwa dia mengerahkan militer jika kerusuhan tak kunjung berhenti. 

Baca Juga

Laporan itu datang dari keterangan para polisi dan media setempat. Sebelumnya, Senin waktu setempat, Trump memperparah keadaan dengan berpose di sebuah gereja memegangi sebuah Alkitab. Hal itu dilakukan setelah petugas penegak hukum menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan kerumunan massa protes, guna membersihkan jalan bagi Trump. Trump berjalan di sana setelah ia membuat pernyataan di Gedung Putih Rose Garden.

Kerusuhan semakin parah ketika para demonstran membakar sebuah mal di Los Angeles, menjarah toko-toko di New York City. Mereka juga bentrok dengan polisi di St Louis, Missouri. Sebanyak empat petugas kepolisian pun dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka-luka ringan. 

Kondisi protes semakin menjadi, seperti yang digambarkan oleh seorang komisaris polisi St Louis John Hayden. Dengan penuh emosi, dia mengatakan kepada wartawan bahwa ada sekitar 200 protester yang melompat-lompat, menjarah, dan melemparkan kembang api dan batu ke arah para petugas.

"Kami harus melindungi gedung markas kami, mereka melempar kembang api ke petugas, kembang api meledak di petugas," katanya kepada wartawan.

Dia mengatakan, para demonstran menyerang petugas dengan menuangkan gas kepada mereka. "Apa yang sedang terjadi? Bagaimana ini bisa terjadi? Mr Floyd terbunuh di tempat lain dan mereka menghancurkan kota-kota di seluruh negeri," kata dia. 

Menurut kantor berita AP yang mengutip polisi, seorang petugas polisi juga ditembak ketika terjadi protes di daerah Las Vegas Strip. Petugas lain juga terlibat dalam penembakan di daerah yang sama. 

sumber : Reuters/AP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA