Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Jay-Z Minta Kasus George Floyd Diusut Tuntas

Selasa 02 Jun 2020 15:33 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Penyanyi rap Jay-Z secara terbuka serukan keadilan atas kasus kematian George Floyd (Foto: Jay Z)

Penyanyi rap Jay-Z secara terbuka serukan keadilan atas kasus kematian George Floyd (Foto: Jay Z)

Foto: EPA
Penyanyi rap Jay-Z secara terbuka serukan keadilan atas kasus kematian George Floyd.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Penyanyi rap Jay-Z secara terbuka menyerukan keadilan atas kasus kematian George Floyd. Suami dari penyanyi Beyonce itu meminta semua aparat kepolisian yang terlibat dalam insiden tersebut mendapat hukuman.

"Saya, bersama dengan seluruh negara, meminta Jaksa Agung Ellison untuk melakukan hal yang benar dan menuntut semua yang bertanggung jawab atas pembunuhan George Floyd sepenuhnya," tulis Jay-Z pada pernyataan publiknya, dikutip dari laman Hollywood Life, Selasa (2/6).

Jay-Z mengatakan, itu baru langkah pertama. Dia bertekad memperjuangkan keadilan bagi siapapun yang tertindas, sekaligus meminta semua politisi, jaksa penuntut, dan pejabat di Amerika Serikat berani melakukan apa yang benar.

Sebelum membuat pernyataan tersebut, Jay-Z sudah menghubungi Gubernur Minnesota Tim Walz secara pribadi. Setelah perbincangan dengan Jay-Z, Walz segera memanggi Keith Ellison yang merupakan jaksa agung negara bagian tersebut untuk menangani kasus Floyd.

Sejauh ini, perwira polisi bernama Derek Chauvin telah ditangkap dan didakwa dengan pembunuhan tingkat tiga dan pembunuhan tingkat dua terkait kematian Floyd. Dalam video yang beredar, Chauvin adalah polisi yang menekan leher Floyd dengan lutut hingga tewas.

Banyak orang mendesak agar tiga perwira polisi lain yang terlibat dalam kejadian juga mendapat hukuman setimpal. Mereka adalah Tou Thao, J Alexander Kueng, dan Thomas Lane. Kueng menahan tubuh Floyd, Lane memegang kakinya, dan Thao memandang dari dekat.

Insiden kematian George Floyd terjadi di Kota Minneapolis, Minnesota, 25 Mei silam. Floyd dituduh melakukan transaksi menggunakan uang palsu sebesar 20 dolar AS dan ditangkap oleh ketiga polisi dengan tindak kekerasan yang tidak seharusnya.

Kematian Floyd memicu protes masif di Amerika Serikat dan sejumlah negara dunia. Berawal di Minneapolis pada 26 Mei, gelombang demonstran terus merebak hingga kini. Kalangan selebritas, termasuk Jay-Z, turut menyuarakan protes.

Ariana Grande, Halsey, Shawn Mendes, dan Camila Cabello ambil bagian dalam aksi protes di kota kediaman masing-masing. Sementara, Kim Kardashian, Khloe Kardashian, Taylor Swift, Selena Gomez, Beyonce, dan Justin Bieber, menyampaikan kekecewaan lewat media sosial.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA