Sunday, 14 Zulqaidah 1441 / 05 July 2020

Sunday, 14 Zulqaidah 1441 / 05 July 2020

Wagub: Kasus Positif Covid-19 DKI Menurun

Senin 01 Jun 2020 20:40 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Yudha Manggala P Putra

Suasana arus lalu lintas dengan videotron yang mengimbau untuk tetap di rumah pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (13/4).

Suasana arus lalu lintas dengan videotron yang mengimbau untuk tetap di rumah pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (13/4).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Wagub Ahmad Riza berharap masyarakat lebih patuh, lebih dispilin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta terus menurun jelang berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) 4 Juni mendatang. Penurunan ini menurutnya harapan baru Jakarta menjelang penerapan normal baru atau new normal.

"Kalau kita lihat dari angka penurunan ini ada angka-angka yang positif menurun. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan masyarakat lebih patuh, lebih disiplin," kata Wagub Ariza, sapaan akrabnya, ketika ia meninjau sejumlah lokasi check point pemeriksaan aturan PSBB di Jakarta pada, Senin (1/6).

Ariza mengatakan, pemprov terus mengimbau warga Jakarta tetap mematuhi peraturan PSBB. Sebab, kolaborasi dari semua pihak dibutuhkan untuk mempercepat pengendalian Covid-19, khususnya di Ibu Kota.

Sementara itu, pemprov juga masih berupaya menekan arus balik lebaran di Jakarta lewat penyekatan dan pemeriksaan di check point jalan akses masuk Jakarta. Salah satunya di check point di Jalan Inspeksi Kalimalang, Jakarta Timur.

"Alhamdulillah kita bersyukur proses ini memberi dampak yang positif. Setelah pantauan di beberapa titik, memang terus kami tingkatkan. Petugas kami memiliki integritas (dan) disiplin yang baik, berkat dukungan semua," ungkap Ariza didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Sejauh ini, diakui dia, masyarakat bisa bekerja sama dengan baik dengan petugas. Karena memang sudah sebagian besar menyadari penyebaran dari Covid-19 ini harus diakhiri.

Sebelumnya, Juru Bicara untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, per Senin (1/6), jumlah kasus positif Covid-19 bertambah 467 orang. Sehingga, total pasien Covid-19 menjadi 26.940 orang.

"467 positif sehingga angkanya 26.940 orang...kalau kita rinci lebih lanjut kenaikan cukup tinggi kita dapatkan di DKI, Jawa Timur (Jatim), Sulawesi Selatan (Sulsel), Jawa Barat (Jabar), dan Kalimantan Selatan (Kalsel)," kata Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin.

Jika dirinci, penambahan kasus terbesar terjadi di Jakarta dengan 137 pasien. Berikutnya disusul Jatim 65 pasien, Papua 50 pasien, Sulsel 45 pasien, dan Jabar 34 pasien.

Meski begitu, penambahan jumlah pasien sembuh di DKI Jakarta tertinggi, yaitu 190 orang dalam sehari. Kemudian dibuntuti Jatim 45 orang sembuh, Sulsel 29 orang, Sumatra Selatan (Sumsel) 12 orang, dan Jawa Tengah (Jateng) sembilan orang.

Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Indonesia bertambah 329 orang hari ini. Bila ditotal secara akumulatif sudah 7.637 orang dinyatakan sembuh. Sementara untuk pasien ada penambahan 28 orang sehingga total menjadi 1.641 orang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA