Friday, 19 Zulqaidah 1441 / 10 July 2020

Friday, 19 Zulqaidah 1441 / 10 July 2020

AS Temukan Lima Obat Diabetes Mengandung Kontaminasi Kanker

Senin 01 Jun 2020 03:50 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Nora Azizah

Regulator kesehatan AS menemukan lima pembuat obat untuk obat diabetes yang digunakan secara luas atas adanya kadar kontaminan yang terkait dengan kanker (Foto: ilustrasi obat)

Regulator kesehatan AS menemukan lima pembuat obat untuk obat diabetes yang digunakan secara luas atas adanya kadar kontaminan yang terkait dengan kanker (Foto: ilustrasi obat)

Foto: Livescience
Temuan tersebut diperoleh berdasarkan hasil tes laboratorium.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Regulator kesehatan AS menemukan lima pembuat obat untuk obat diabetes yang digunakan secara luas atas adanya kadar kontaminan yang terkait dengan kanker. Temuan ini diketahui setelah tes laboratorium.

Melansir laman today.com, Senin (1/6), Badan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengatakan bahwa beberapa batch obat metformin diuji positif untuk tingkat N-Nitrosodimethylamine yang tidak aman. Zat tersebut diduga merupakan bahan kimia penyebab kanker yang dapat terbentuk sebagai produk sampingan manufaktur.

Tablet metformin sendiri merupakan bahan pokok perawatan diabetes, mengurangi kelebihan gula dalam darah. Orang dengan diabetes tipe 2 menggunakan metformin sendiri atau dengan obat lain untuk membantu mengendalikan kadar gula darah mereka.

Lebih dari 34 juta orang di AS menderita penyakit ini. Pasien harus terus menggunakan obat metformin sampai dokter mereka dapat membuat resep pengganti.

Sementara, regulator masih menilai apakah penarikan akan berpotensi menyebabkan kekurangan metformin. FDa mencatat bahwa sejumlah perusahaan lain sudah membuat versi generik dari obat yang  tidak terpengaruh oleh masalah ini.

Pembuat obat Apotex Corp menarik kembali metformin rilis panjang yang didistribusikan di AS awal pekan ini setelah FDA menemukan kontaminasi dalam satu lot obat. Apotex secara sukarela menarik kembali semua persediaan obat "karena sangat hati-hati." Perusahaan itu berhenti menjual obat di AS pada Februari 2019 dan sedikit yang tersisa di pasar.

Pengumuman FDA tidak menyebutkan empat produsen obat lain yang telah diminta untuk menarik kembali produk mereka. Agensi mencatat bahwa tidak ada masalah kontaminasi yang ditemukan dalam metformin segera memberikan efek tertentu.

FDA bertanggung jawab untuk memastikan bahwa obat-obatan untuk pasar AS dibuat dalam kondisi sanitasi yang aman dan memenuhi standar kualitas federal. Meski demikian, FDA kerap menuai kritik karena kefap gagal dalam meninjau pabrik di luar negeri karena rantai pasokan farmasi semakin menyebar ke Asia.

Pada bulan Maret, FDA menangguhkan hampir semua inspeksi AS dan asing karena masalah keamanan dan pembatasan perjalanan yang disebabkan oleh wabah coronavirus.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA