Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Ibu Hamil Jangan Takut Melahirkan Saat Pandemi

Ahad 31 May 2020 03:40 WIB

Red: Friska Yolandha

Ilustrasi ibu hamil.

Ilustrasi ibu hamil.

Foto: Photo by freestocks from Pexels
Ibu hamil perlu perhatikan empat hal saat melahirkan di rumah sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Dr Aripin Syarifudin SpOG meminta ibu hamil tidak khawatir melahirkan saat pandemi Covid-19. Meski demikian, ibu hamil dan keluarga harus tetap waspada.

Baca Juga

"Tidak perlu khawatir namun tetap patut waspada agar menjelang proses persalinan tidak ada paparan virus mengenai ibu hamil," ujar Aripin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (30/5).

Ahli kandungan dari Siloam Hospitals Silampari menambahkan ada empat hal utama yang patut diperhatikan saat melahirkan di rumah sakit. Empat hal itu adalah konsisten dalam pemeriksaan umum, memberlakukan zonasi, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat dan pascapersalinan.

"Persalinan non-Covid-19 itu wajib dilakukan di fasilitas kesehatan sesuai aturan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi. Ibu hamil tidak perlu khawatir saat persalinan karena petugas medis memberlakukan secara konsisten zonasi non-Covid-19 dan Covid-19, serta penggunaan APD dalam proses kelahiran," tambah dia.

Pihaknya senantiasa memberikan rasa aman untuk masyarakat yang akan melakukan persalinan walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19. "Kami akan menjamin keamanan dan kenyamanan saat melahirkan. Intinya, proses persalinan akan kami kawal sejak tahap pertama yaitu pemeriksaan sistem peringatan dini dan melalui tes rapid kemudian penempatan ruangan khusus pada proses persalinan. Tujuannya adalah memutus transmisi virus," imbuh Aripin.

Dia juga menambahkan usai persalinan, bayi tetap diberikan Air Susu Ibu (ASI) namun dengan menggunakan masker dan pelindung muka. Kemudian, selama perawatan, bayi diisolasi untuk sementara waktu hingga sang bayi diberikan tes swab dari lendir tenggorokannya.

"Kami tetap memonitor kesehatan ibu dan bayi hingga pascapersalinan. Satu hal yang bisa dilihat adalah dari internal medis persalinan, yaitu tim medis persalinan berjumlah efisien agar transisi virus ditekan seminimal mungkin. Jadi sekali lagi ibu hamil tidak perlu khawatir saat memasuki proses persalinan," imbuh dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA