Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Pasien positif Covid-19 di Situbondo bertambah 31 orang

Sabtu 30 May 2020 23:09 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Petugas mengambil sampel lendir dengan teknik swab hidung dan tenggorokan kepada peserta tes PCR (Polymerase Chain Reaction) keliling (ilustrasi)

Petugas mengambil sampel lendir dengan teknik swab hidung dan tenggorokan kepada peserta tes PCR (Polymerase Chain Reaction) keliling (ilustrasi)

Foto: Antara/Destyan Sujarwoko
Jumlah pasien positif covid-19 sebelumnya adalah 20 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, SITUBONDO -- Pasien terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona jenis baru atau Covid-19 di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Sabtu (30/5) bertambah menjadi 31 orang. Jumlah sebelumnya adalah 20 orang. "Malam ini kami baru menerima hasil uji sampel swab sebanyak 37 orang, dan 31 hasil swab di antaranya dinyatakan positif Covid-19, sehingga jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 menjadi 51 orang pasien," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Situbondo Abu Bakar Abdi Sabtu (30/5).

Baca Juga

Ia menyebutkan, sebanyak 31 orang tambahan pasien positif corona itu, 15 di antaranya masuk kategori orang tanpa gejala (OTG), 12 pasien dari ODP (orang dalam pemantauan) dan empat orang lainnya dari pasien dalam pengawasan atau PDP.

Menurut Abu Bakar, 31 pasien itu tersebar di dua desa, yakni 16 orang dari Desa Olean (Kecamatan Kota Situbondo), 15 orang dari Desa Tenggir P(Kecamatan Panji). Pasien positif Covid-19 tambahan tersebut tertular dari Klaster Kamaah Masjid Baitur Rahman Desa Olean.

"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar disiplin protokol kesehatan, menjaga jarak fisik, memakai masker dan cuci tangan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo itu.

Abu Bakar menambahkan, pasien positif corona tambahan itu, direncanakan akan diisolasi atau dikarantina di desa, karena beberapa desa di Situbondo telah dibentuk Kampung Tangguh Covid-19. "Kebanyakan yang positif tambahan ini OTG atau tanpa gejala, jadi nantinya akan diisolasi di desa mereka masing-masing," katanya.

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA