Ahad 31 May 2020 00:15 WIB

PBB Butuhkan 2,4 Miliar Dolar AS untuk Bantu Yaman

Arab Saudi menjanjikan 525 juta dolar AS untuk Yaman hampir dua bulan lalu.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Friska Yolandha
 Reruntuhan sisa perang di Kota Sana, Yaman. Badan milik Perserikatan Bangsa-Bangsa berusaha membantu jutaan orang yang berisiko dari konflik di Yaman. Kepala bantuan PBB, Mark Lowcock, mengumumkan upaya untuk mengumpulkan sekitar 2,4 miliar dolar AS pekan depan untuk membayar bantuan terbesar itu, Kamis (28/5).
Foto: EPA-EFE/Yahya Arhab
Reruntuhan sisa perang di Kota Sana, Yaman. Badan milik Perserikatan Bangsa-Bangsa berusaha membantu jutaan orang yang berisiko dari konflik di Yaman. Kepala bantuan PBB, Mark Lowcock, mengumumkan upaya untuk mengumpulkan sekitar 2,4 miliar dolar AS pekan depan untuk membayar bantuan terbesar itu, Kamis (28/5).

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Badan milik Perserikatan Bangsa-Bangsa berusaha membantu jutaan orang yang berisiko dari konflik di Yaman. Kepala bantuan PBB, Mark Lowcock, mengumumkan upaya untuk mengumpulkan sekitar 2,4 miliar dolar AS pekan depan untuk membayar bantuan terbesar itu, Kamis (28/5).

"Tidak ada cara untuk menggambarkan situasi ini selain mengkhawatirkan. Apakah dunia siap hanya untuk menyaksikan Yaman jatuh dari tebing?" kata Lowcock.

Baca Juga

Sekitar 80 persen atau 24 juta orang populasi Yaman membutuhkan bantuan. Negara ini telah terperosok dalam konflik sejak kelompok Houthi yang beraliansi dengan Iran menggulingkan pemerintah Yaman dari ibukota Sanaa pada 2014. Koalisi militer yang dipimpin Saudi ikut campur tangan tahun 2015 dalam upaya untuk memulihkan pemerintah.

"Ada puluhan juta orang yang hidupnya sekarang berisiko kecuali kita dapatkan, bukan hanya janji, tetapi uang," kata Lowcock.

Lowcock mengatakan, PBB menerima 3,2 miliar dolar AS tahun lalu untuk Yaman. Namun, sepanjang 2020, PBB hanya menerima 474 juta dolar AS saja.

Arab Saudi menjanjikan 525 juta dolar AS hampir dua bulan lalu, Lowcock mengatakan dia berharap Riyadh akan segera membayar. "Sebagian besar agen di PBB hanya beberapa minggu lagi dari kehancuran. Kami tidak pernah punya sedikit uang untuk operasi bantuan Yaman... di akhir tahun ini, "katanya.

Lowcock mengatakan, dari 2,4 miliar dolar AS yang dibutuhkan untuk mendanai operasi bantuan untuk sisa tahun ini, sebanyak 180 juta dolar AS akan digunakan untuk memerangi wabah virus corona di Yaman yang menyebar dengan cepat.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement