Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Restrukturisasi Jadi Kunci Krakatau Steel Cetak Laba

Sabtu 30 May 2020 13:29 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Fuji Pratiwi

(Ilustrasi) Pembuatan baja di Pabrik Baja PT. Krakatau Steel. Keberhasilan PT Krakatau Steel menghasilkan laba sebesar 74,1 juta dolar AS dinilai karena keberhasilan perusahaan melakukan restrukturisasi berbagai biaya.

(Ilustrasi) Pembuatan baja di Pabrik Baja PT. Krakatau Steel. Keberhasilan PT Krakatau Steel menghasilkan laba sebesar 74,1 juta dolar AS dinilai karena keberhasilan perusahaan melakukan restrukturisasi berbagai biaya.

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Restrukturisasi bisa berhasil bila didukung kepemimpinan yang kuat dan peta jalan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk membukukan laba bersih senilai 74,1 juta dolar AS atau setara Rp 1,08 triliun pada kuartal-I 2020. Capaian laba yang pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir ini dinilai sebagai hasil restrukturisasi aneka biaya yang dilakukan perusahaan.

Baca Juga

Pengamat BUMN Toto Pranoto mengatakan, laba kuartal-I Krakatau Steel ini menunjukan kemajuan yang sudah bisa dicapai terkait program restrukturisasi yang sudah dikerjakan, terutama perbaikan cost structure, pemangkasan fixed cost atau overhead cost sehingga biaya pokok produksi bisa ditekan.

"Ini juga terkait upaya perampingan bisnis yang saat ini lebih focus ke core steel business," ujar Toto saat dihubungi Republika di Jakarta, kemarin.

Kendati begitu, kata Toto, masih ada beberapa pekerjaan besar lain yang harus diselesaikan Krakatau Steel seperti investasi di blast furnace yang harus dicarikan solusi terbaik. Artinya, menurut Toto, investasi besar ini jangan terbuang percuma.

"Upaya restrukturisasi perlu dijaga lebih konsisten, tidak saja di induk tapi juga di seluruh anak perusahaan," ucap Toto.

Toto menilai pencapaian Krakatau Steel juga menjadi pelajaran bagi BUMN lain bahwa restrukturisasi radikal dapat berhasil apabila didukung kepemimpinan yang kuat dan peta jalan yang jelas. "Dengan begitu akan didukung seluruh elemen di perusahaan dan dilaksanakan dengan konsisten sehingga bisa tumbuh kepercayaan dari seluruh karyawan perusahaan," kata Toto menambahkan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA