Saturday, 20 Zulqaidah 1441 / 11 July 2020

Saturday, 20 Zulqaidah 1441 / 11 July 2020

Setien: Pergantian Lima Pemain Bisa Bahayakan Barcelona

Sabtu 30 May 2020 09:56 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah

Pelatih Barcelona Quique Setien.

Pelatih Barcelona Quique Setien.

Foto: EPA-EFE/ENRIC FONTCUBERTA
Setiap tim bisa mengganti lima pemain dalam satu pertandingan.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Pada 11 Juni nanti, La Liga musim 2019/2020 akan kembali berlanjut. Sejumlah aturan terbaru bakal diberlakukan di kompetisi terelite Spanyol itu. Selain duel diharuskan tanpa penonton di stadion, dan berbagai protokol kesehatan lainnya, ada ketentuan mengenai teknis pertandingan. Setiap tim bisa mengganti lima pemain dalam satu pertandingan. 

Baca Juga

Sebelumnya dalam kompetisi resmi, pergantian hanya berlaku untuk tiga pemain. Namun kali ini situasinya berbeda. Bundesliga Jerman sudah menerapkan kebijakan tersebut. Ini untuk mempertahankan kebugaran dan menjauhkan pemain dari cedera tambahan karena jeda panjang selama pandemi covid-19. FIFA menyetujui aturan tersebut. La Liga bakal memakai ketentuan yang sama. 

Belakangan, pergantian lima pemain dinilai menguntungkan klub besar. Sebab tim-tim elite memiliki kedalaman skuat mumpuni. Tapi pelatih Barcelona Quique Setien justru melihat dari sisi berbeda. 

"Saya tidak tahu apakah ini membahayakan atau menguntungkan kami. Melihat dari cara kami bermain, saya pikir itu akan membayakan kami," kata Setien dalam sebuah wawancara, dikutip dari Standard, Sabtu (30/5). 

Menurutnya El Barca kerap meraih kemenangan di menit-menit akhir. Saat itu, mereka menekan pemain lawan habis-habisan ketika mengalami kelelahan karena terus ditekan. Namun dengan aturan terbaru pelatih tim lawan bisa memasukkan anggotanya yang lebih segar. 

"Jika Anda memberikan tim lawan pemain baru saat itu, maka kelemahan mereka yang diakibatkan oleh pemain kelelahan, tidak akan terlihat," ujar Setien. 

Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan Barcelona bisa diuntungkan dengan menemukan sosok baru untuk memecah kebuntuan dari situasi tertentu. Pelatih punya kesempatan lebih banyak untuk memasukkan sosok yang bisa mengubah pertandingan. 

Pada intinya menurut Setien, dampak dari aturan ini sesuatu yang belum diketahui. Semua baru akan terlihat setelah liga berjalan nanti.

La Liga terhenti pada pekan ke-27. Barcelona ada di puncak klasemen sementara dengan mengantongi 58 poin. Barcelona unggul dua angka atas Real Madrid di kursi runner up. Kompetisi La Liga menyisakan 11 pertandingan lagi. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA