Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Monday, 15 Zulqaidah 1441 / 06 July 2020

Program Bukan Pahlawan Biasa AGP Tayang Sore Ini

Sabtu 30 May 2020 09:05 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Program Bukan Pahalwan Biasa.

Program Bukan Pahalwan Biasa.

Foto: Dok. Agp
Ini merupakan bentuk penghargaan kepada relawan Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Covid-19 Response Center & Artha Graha Peduli (AGP) mengajak seluruh rakyat Indonesia menyaksikan tayangan program Bukan Pahlawan Biasa di salah satu TV swasta nasional, SCTV. Progam yang diinisiasi oleh Covid-19 Response Center & AGP ini merupakan bentuk penghargaan kepada warga yang mengorbankan waktu, tenaga serta dengan sadar dan berani meletakan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi atas dasar kemanusiaan.

"Sampai saat ini telah masuk sebagai nominasi pekerja yang terdiri dari supir taksi, driver ojol, sekuriti, petugas kebersihan, kondektur, prajurit, pegawai pasar, perawat, Polri, operator pelabuhan, masinis. Untuk itu kami mengajak partisipasi warga menyaksikan tayangan perdana program ini pada Sabtu (30/5/2020) jam 16.30-17.30 WIB di SCTV,” kata Communication Officer Response Center Covid-19 AGP Anie Klaus, Jakarta, Sabtu.

Anie menuturkan, program ini menggabungkan donasi, hiburan, dan meneruskan kebaikan. Semua dimulai dengan aktivasi dan kepedulian di media sosial, menggunakan tantangan dengan mengamati lingkungan agar menemukan kandidat yang dianggap layak mendapatkan apresiasi.

“Tahun 2020, Bukan Pahlawan Biasa fokus kepada pekerja lapangan yang harus tetap bekerja saat pandemi Covid-19 agar masyarakat bisa tetap di rumah dengan aman dan nyaman,” jelas Anie. 

Perwakilan Artha Graha Peduli Sumiro Oemar menyatakan, inisiasi program ini sebagai bagian dari melihat sisi-sisi lain warga yang telah bekerja dalam keheningan, tekun, transparan, dan ikhlas untuk menangani masalah kemanusiaan dan kebangsaan ini. Sumiro meyakini banyak warga berhati mulia yang terus bergelut melawan pandemi Covid-19 dengan segala keterbatasannya. Mereka ini, kata dia, menganut prinsip berbagi bukan karena ada kelebihan rezeki tapi memiliki hati nurani dan empati.

“Kita memberi apresiasi kepada warga yang telah bekerja dengan segenap jiwanya dengan harapan ini menjadi inspirasi bagi warga lain. untuk mengulurkan tangan tidak perlu menunggu semuanya ada,” ujar Sumiro.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA