Saturday, 13 Zulqaidah 1441 / 04 July 2020

Saturday, 13 Zulqaidah 1441 / 04 July 2020

7 Pekerja Sawit di Lamandau Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sabtu 30 May 2020 06:57 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah pekerja perkebunan kelapa sawit terkonfirmasi positif Covid-19. Foto pekerja memanen tandan buah segar kelapa sawit (ilustrasi)

Sejumlah pekerja perkebunan kelapa sawit terkonfirmasi positif Covid-19. Foto pekerja memanen tandan buah segar kelapa sawit (ilustrasi)

Foto: Antara/FB Anggoro
7 pekerja itu sebelummnya sempat berencana pulang ke Pulau Jawa.

REPUBLIKA.CO.ID, NANGA BULIK, KALTENG -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng) menerima informasi bahwa tujuh pekerja perusahaan besar swasta (PBS) perkebunan kelapa sawit daerah ini dinyatakan positif Covid-19. "Jumat malam sekitar pukul 23.30 WIB kami menerima data swab terhadap tujuh pekerja di sebuah PBS di Lamandau, hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Lamandau Hendra Lesmana, di Nanga Bulik, Sabtu (30/5).

Baca Juga

Menurut dia, tujuh pekerja tersebut sebelumnya sempat beberapa hari berada di Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Mereka menunggu keberangkatan kapal laut yang akan membawa mereka pulang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Panglima Utar.

Namun, mereka gagal berangkat lantaran dalam rapid test yang dilakukan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dinyatakan reaktif. Dia menjelaskan, surat keterangan hasil rapid test rencananya digunakan sebagai salah satu persyaratan membeli tiket kapal. Namun karena hasilnya reaktif maka mereka tidak diberikan tiket kapal oleh perusahaan pelayaran swasta.

"Dengan hasil positif Covid-19 baru itu, tujuh pekerja perusahaan tersebut dirawat di RSUD Lamandau dan mess desa, sembari menunggu hasil swab kedua," demikian Hendra Lesmana.

Sebelumnya, sebanyak 10 orang pekerja yang telah habis masa kerjanya, di salah satu perusahaan sebagai tenaga borong upah pengerjaan proyek pabrik bermaksud pulang ke kampungnya di Pulau Jawa, tetapi terkonfirmasi reaktif hasil uji cepat (rapid test). Setelah mendapat informasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kotawaringin Barat terkait adanya 10 karyawan perusahaan di Lamandau reaktif, Pemkab Lamandau segera melakukan penjemputan.

Mereka dijemput untuk menjalani karantina di pusat isolasi penanganan Covid-19 Lamandau di mess Desa Jalan Trans Kalimantan Nanga Bulik. Selanjutnya akan diambil sampel swab guna pemeriksaan laboratorium. Pengambilan sampel swab terhadap pekerja asal Jawa yang reaktif Covid-19 tersebut dilakukan di RSUD Lamandau pada 17 Mei 2020 lalu.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA