Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Kanselir Merkel: Jerman Masih Hidup di Awal Pandemi Covid-19

Kamis 28 May 2020 14:44 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Kanselir Jerman, Angela Merkel

Kanselir Jerman, Angela Merkel

Foto: AP
Merkel menekankan pentingnya menjaga jarak aman untuk cegah penularan Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN — Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan negaranya masih berada di awal pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, meskipun saat ini kasus telah menurun, tindakan pencegahan atau antisipasi penularan tetap harus dilakukan. 

“Kita masih hidup pada awal pandemi. Kita telah mendapatkan kontrol yang lebih baik, tapi virus masih ada,” kata Merkel dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (27/5), dikutip laman DW.

Baca Juga

Pada kesempatan itu, Merkel menekankan tentang aturan menjaga jarak minimal 1,5 meter antara orang-orang. “Saya pikir jarak minimum adalah kewajiban,” ujarnya.

Pernyataan Merkel muncul menjelang pertemuan dengan para pemimpin negara bagian timur Jerman. Beberapa di antara mereka telah mendorong agar pembatasan dikendurkan. 

Saat ini, Jerman memiliki 182 ribu kasus Covid-19 dengan korban meninggal mencapai 8.529 jiwa. Sebanyak 163 ribu pasien berhasil pulih di negara tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA