Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Kafe di Korsel Pakai Robot untuk Bantu Jaga Jarak Sosial

Rabu 27 May 2020 17:54 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Robot barista di kafe di Daejeon, Korsel menggantikan tugas manusia saat pandemi. Ilustrasi.

Robot barista di kafe di Daejeon, Korsel menggantikan tugas manusia saat pandemi. Ilustrasi.

Foto: EPA
Robot menggantikan barista di kafe Korsel mengantarkan pesanan kepada pelanggan.

REPUBLIKA.CO.ID, DAEJON -- Pemilik kafe di Daejon, Korea Selatan (Korsel) memiliki cara unik agar pengunjung tetap dalam jarak di masa pandemi virus corona. Pemilik kafe menggunakan robot barista yang diatur menjadi sangat ramah dan langsung mengantarkan dengan cepat pesanan kepada pelanggan.

"Ini teh latte Rooibos almond Anda, silakan nikmati. Bahkan lebih baik jika Anda mengaduknya," kata robot barista itu saat pelanggan meraih minumannya di atas nampan yang di pasang di dalam komputer besar berbentuk kapsul berwarna putih.

Setelah berhasil membendung wabah virus corona baru yang menginfeksi lebih dari 11 ribu orang, dan menewaskan 267 orang, Korsel perlahan-lahan beralih dari aturan jarak sosial intensif menjadi apa yang disebut pemerintah sebagai "menjaga jarak dalam kehidupan sehari-hari."

Baca Juga

Direktur penelitian di Vision Semicon, Lee Dong-bae mengatakan, robot dapat membantu orang mengamati jarak sosial di depan umum. Perusahannya menjadi penyedia robot barista bersama dengan lembaga sains yang dikelola negara.

Sistem kafe menggunakan lengan robot pembuat kopi dan robot penyajian. Sistem dapat membuat 60 jenis kopi yang berbeda dan menyajikan minuman kepada pelanggan di kursi mereka. Robot juga dapat berkomunikasi dan mengirimkan data ke perangkat lain serta mampu bergerak sendiri untuk menghitung rute terbaik di sekitar kafe.

Pemesanan enam minuman, diproses melalui kios, hanya butuh tujuh menit. Satu-satunya karyawan manusia di kafe berlantai dua ini adalah patissier yang juga memiliki beberapa tugas pembersihan dan mengisi bahan-bahan isi ulang.

Pabrikan dan lembaga ilmiah akan memasok setidaknya 30 kafe dengan robot tahun ini. "Robot itu menyenangkan dan mudah karena Anda tidak harus mengambil pesanan Anda," kata seorang siswa Lee Chae-mi (23 tahun).

"Tapi saya juga sedikit khawatir tentang pasar kerja karena banyak teman saya melakukan pekerjaan paruh waktu di kafe-kafe dan robot-robot ini akan menggantikan manusia," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB