Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Kejutan Michael Jordan dan Washington Wizards

Selasa 26 May 2020 17:51 WIB

Red: Agung Sasongko

 Michael Jordan

Michael Jordan

Foto: Reuters/Ray Stubblebine
Dua musim Michael Jordan membela Washington Wizards.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebelum benar-benar memutuskan pensiun dari NBA, Michael Jordan sempat comeback dengan membela Washington Wizards. Banyak pihak terkejut dengan kemunculan kembali MJ.

Baca Juga

Mantan penulis Wizards Steve Wyche mengungkapkan David Stern dan kantor liga NBA memainkan peran besar dalam kembalinya Michael Jordan ke NBA.

Saat ini, semua orang fokus pada cerita Jordan bersama Bulls pada 1998 dalam serial The Last Dance. Tapi banyak yang melupakan 'Tarian Terakhir' yang sesungguhnya, yakni pada tahun 2000.

"NBA ingin menemukan cara untuk melibatkan Michael, terutama dengan kurangnya kepemilikan di NBA," kata Wyche dalam podcast Wizards Talk dikutip dari Yahoo Sports, Selasa (26/5).

"Mereka mendekati Abe Pollin dan orang-orang di Washington dan berkata, 'Lihat, bisakah Michael masuk? Ini akan menjadi suntikan bagi waralaba yang ingin kita lihat berhasil di ibukota negara," terangnya.

Jordan akan bergabung dengan Wizards sebagai pemilik-bagian dan direktur operasi bola basket, dengan gerakannya yang paling terkenal adalah keputusannya untuk merancang Kwame Brown dan menukar Juwan Howard dan Rod Strickland. Dia juga menangani Richard Hamilton muda untuk Jerry Stackhouse pada tahun 2001.

Jordan sebagian besar bekerja di Chicago dengan manajer umum Wes Unseld menangani hari-hari di DC. Tidaklah sulit mengetahui tim Anda dan apa yang mereka butuhkan untuk menang ketika Anda tidak berada di gedung setiap hari, jadi Jordan menerima sejumlah kritik tentang masalah ini.

Terlepas dari tantangan terkait dengan Jordan yang mencari tahu posisi barunya, begitu besar antusiasme di sekitar Wizards. "Itu benar-benar mendebarkan karena pusat MCI penuh sesak setiap pertandingan dan setiap tempat yang mereka tuju," kata Wyche.

Meskipun peluang hanya 0,01 persen yang dibutuhkan Jordan untuk keluar dari masa pensiunnya yang kedua. Dia kemudian menandatangani kontrak dua tahun untuk bermain bagi Wizards dan akan menyumbangkan gaji pemainnya untuk upaya bantuan yang mendukung para korban serangan 11 September 2001.

Selama dua musim di Washington, Jordan rata-rata 21,2 poin, 4,4 assist dan 5,9 rebound. Dia bermain di 142 pertandingan dan membuat tim All-Star keduanya menjadi Penyihir. Namun, Wizards gagal membuat playoff di musim kedua Jordan di Wizards. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA