Pesan Idul Fitri dari Presiden Duterte untuk Umat Islam

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Muhammad Hafil

 Senin 25 May 2020 04:10 WIB

Pesan Idul Fitri dari Presiden Duterte untuk Umat Islam. Foto: Presiden Filipina Rodrigo Duterte saat KTT ASEAN Cina ke-20 di Manila, Filipina, Senin (13/11). Foto: Linus Escandor/Pool Photo via AP Pesan Idul Fitri dari Presiden Duterte untuk Umat Islam. Foto: Presiden Filipina Rodrigo Duterte saat KTT ASEAN Cina ke-20 di Manila, Filipina, Senin (13/11).

Presiden Duterte menyampaikan pesan Idul Fitrinya untuk umat Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte ikut berpartisipasi dengan umat Muslim setempat pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H, untuk menandai akhir bulan suci Ramadhan. Dalam kesempatan itu, Duterte mengucapkan rasa senangnya pada seluruh Muslim karena telah mengakhiri bulan yang dinantikan.

"Atas nama Allah Yang Maha Pemurah, Yang Maha Penyayang, semoga damai dan rahmat Allah besertamu pada kesempatan Idul Fitri," ujar dia seperti dilansir manilatimes, Ahad (24/5)

Baca Juga

Dia menambahkan, diharapkan pada hari yang fitri bagi Muslim itu, segala kekuatan batin dan ketabahan menjadikan diri tetap setia pada kebaikan kemanusiaan. Utamanya, yang melekat pada kehidupan sehari-hari yang menghindari kejahatan.

“Semoga kejernihan pikiran dan kebijaksanaan setelah puasa, bisa menginspirasi untuk menjadi contoh hidup dari apa yang terbaik dalam iman Islam, ”katanya.

Duterte percaya, umat Muslim akan tetap berkomitmen dalam meruntuhkan penghalang yang memecah belah. Bahkan, ia menilai bahwa Muslim akan mampu menjauhkan segala kesulitan satu sama lain, sehingga akhir yang khidmat dan diberkahi bisa terus Bersama Muslim.

Terpisah, Sekertaris Komunikasi Duterte, Martin Andanar juga menyampaikan salam darinya dan pemerintah pada Muslim di Filipina dan seluruh dunia. Pihaknya berharap, pencapaian spiritual Muslim bisa diperbaharui seiring diperkuatnya ketangguhan dan komitmen atas kebaikan Islam.

"Terutama pada saat ini ketika kita terus menghadapi tantangan dan ketidakpastian yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19. Kami meminta semua orang untuk terus mematuhi pedoman karantina komunitas masing-masing dan mengamati jarak sosial selama perayaan mereka," kata Andanar.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X