Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Empat Alternatif Minuman Pengganti Soda

Ahad 24 May 2020 06:05 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Nora Azizah

Banyak orang menyukai minuman bersoda, tapi kebiasaan ini tak baik bagi kesehatan (Foto: ilustrasi minuman bersoda)

Banyak orang menyukai minuman bersoda, tapi kebiasaan ini tak baik bagi kesehatan (Foto: ilustrasi minuman bersoda)

Foto: Pxhere
Banyak orang menyukai minuman bersoda, tapi kebiasaan ini tak baik bagi kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada umumnya banyak orang menyukai soda. Tapi meminumnya secara berlebihan bisa mengganggu kesehatan.

Menurut Harvard Medical School, minuman manis adalah sumber kalori terbesar dan tambahan gula dalam asupan sehari-hari. Menghindari tujuh hingga 10 sendok teh gula setara dengan kaleng soda biasa, dan semua gula yang terkandung dapat membahayakan tubuh.

Menurut ahli diet terdaftar Torey Armul, MS, RDN, LD, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, soda tinggi kalori juga dapat meningkatkan berat badan. Selain itu, sebuah studi 2010 dari American Diabetes Association menemukan bahwa mereka yang minum setidaknya 1 hingga 2 kaleng sehari memiliki risiko 26 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2.

"Ada juga penelitian yang lebih tua 24 tahun terhadap hampir 90.000 wanita menemukan bahwa konsumsi lebih dari dua minuman manis sehari memiliki risiko 40 persen lebih tinggi  serangan jantung atau meninggal karena penyakit panas," kata Armul.

Itu juga dapat meningkatkan risiko stroke hingga 16 persen. Pemanis buatan benar-benar mempengaruhi kimia otak, yang membuat lapar.

Baca Juga

"Sehingga itu dapat memperlambat metabolisme dan mempengaruhi bioma mikro usus dengan cara yang tidak baik," kata Mark Hyman, MD, kepada Cleveland Klinik.

Untungnya, banyak alternatif untuk berhenti dari kebiasaan soda. Selain mencari alternatif, temukan faktor dan motivasi untuk menghentikan kebiasaan minum soda.

Berikut beberapa pilihan yang bisa dicoba, dilansir laman Well and Good, Ahad (24/5).

photo
(Foto: ilustrasi kopi) - (Flickr)

Kopi
Meminum kopi dalam jumlah sedang bisa menjadi alternatif yang bagus untuk beralih dari soda asalkan tidak terlalu banyak gula dan creamer. Minum kopi dikaitkan dengan tingkat kanker tertentu yang lebih rendah dan risiko depresi yang lebih rendah.

"Itu juga dapat melindungi terhadap stres oksidatif dan kerusakan DNA, ”kata Armul.

Selain itu, dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi karena bertindak sebagai stimulan ringan pada sistem saraf.


Penyedap air
Alih-alih minum soda, ada pilihan yang lebih sehat yaitu menambahkan paket atau semprotan produk penyedap air ke dalam air minum. Ada limun, raspberry yang sebagian besar memiliki pemanis buatan dalam jumlah sangat kecil yang aman, dan manfaatnya untuk hidrasi sepanjang hari.

Es teh
Es teh tanpa pemanis adalah pengganti soda yang sangat menyegarkan. Ditambah kandungan kafein juga bisa menjadi pilihan tepat. Tapi, jangan mengubah es teh menjadi teh manis dengan banyak gula tambahan. Jika es teh tanpa pemanis tidak cukup manis untuk Anda, cobalah sedikit stevia atau pemanis buatan lainnya.

Teh panas
Bukan penggemar es teh? Bisa mencoba untuk jenis yang panas. Ada banyak perbedaan jenis yang bisa dipilih, termasuk teh hijau, peppermint, chamomile, dan chai. Teh panas memiliki manfaat kesehatan yang serupa dengan kopi dan bisa sangat menenangkan.

"Ini juga dapat mendukung pencernaan yang baik serta sistem kekebalan tubuh yang sehat," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA