Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Jumlah Terinfeksi Covid-19 di Sulteng 120 Orang

Sabtu 23 May 2020 17:58 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Hari ini tercatat ada tiga penambahan kasus baru di Sulteng.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Sebanyak tiga warga Sulawesi Tengah (Sulteng) dinyatakan positif virus corona jenis baru (Covid-19) berdasarkan hasil tes swab sehingga total mereka yang terinfeksi virus tersebut hingga hari ini menjadi 120 orang.

"Hari ini bertambah tiga. Satu orang warga Kota Palu, satu warga Kabupaten Poso, dan satu warga Morowali sehingga jumlah warga Sulteng yang terinfeksi Covid-19 menjadi 120 orang. Mereka dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan," kata Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Provinsi Sulteng Muhammad Haris Kariming di Palu, Sabtu (23/5).

Jumlah warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP) bertambah satu orang sehingga menjadi 284 orang. Mereka kini dalam pemantauan tim kesehatan Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten, dan kota.

Jumlah warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah satu orang dan selesai masa pengawasan tiga orang sehingga sisa PDP 20 orang.

"Dari 120 orang terkonfirmasi positif Covid-19, 37 orang dinyatakan sembuh dan empat orang meninggal dunia,"ujarnya.

Haris berharap, kasus Covid-19 di Sulteng dapat berkurang dan makin banyak pasien yang sembuh seiring dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten untuk memutus mata rantai penularan dan penyebaran virus tersebut.

Ia mengimbau masyarakat mendukung tim surveilans Dinkes kabupaten dan kota dalam melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien Covid-19. Langkah itu, kata dia, guna memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina pada akhir tahun lalu itu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA