Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

WTA Gelar Turnamen Tenis Mini tanpa Penonton di Florida

Sabtu 23 May 2020 12:35 WIB

Red: Endro Yuwanto

Turnamen tenis (ilustrasi)

Turnamen tenis (ilustrasi)

Foto: Reuters/Gonzalo Fuentes
Ini merupakan kesempatan bagi pemain pro berlaga di tengah pandemi virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petenis Amerika Serikat (AS) Alison Riske dan Danielle Collins, serta petenis Australia Ajla Tomljanovic termasuk di antara pemenang hari pertama turnamen mini tenis putri tanpa penonton di Florida, Sabtu (23/5). Ini merupakan kesempatan bagi pemain pro berlaga di tengah pandemi virus corona.

Asosiasi Tenis Profesional Putri (WTA) telah membatalkan lagi empat turnamen pekan ini dan tidak akan dilanjutkan sampai setidaknya 20 Juli. Tetapi empat petenis putri yang berada di peringkat 60 teratas di dunia ternyata mengikuti event UTR Pro Match Series di Palm Beach, menyusul event serupa untuk kelompok putra dua pekan lalu.

Petenis nomor 51 dunia Collins menumbangkan rekan senegaranya peringkat ke-28 Amanda Anisimova dalam pertandingan pembuka dengan skor 4-1, 4-2. Ia bersyukur bisa kembali ke lapangan, meski tidak ada penonton yang hadir.

"Saya sudah terbiasa bermain tanpa penggemar tetapi saya pasti merindukannya," kata Collins seperti dikutip AFP. "Salah satu hal yang membuat istimewa untuk menjadi atlet profesional adalah memiliki orang-orang yang mendukung."

Tomljanovic, peringkat ke-56, mengalahkan peringkat ke-19 Riske 4-3, 4-1. Dalam pertandingan terakhir babak setengah kompetisi (round-robin), Riske mengalahkan Anisimova 0-4, 4-0, 4-3.

Turnamen ini akan berakhir hari Sabtu ini dengan pertandingan round-robin, perebutan tempat ketiga, dan pertandingan penentuan juara. "Kembali bertanding di lapangan membuat saya sangat bersemangat hari ini," kata Tomljanovic.

Protokol kesehatan dibuat untuk melindungi pemain dari ancaman virus corona. Para pemain mengukur suhu saat tiba di venue dan membawa peralatan dan handuk sendiri ke lapangan.

Dengan pemberlakuan aturan jarak sosial, saling mengadu raket sudah cukup untuk menggantikan berjabat tangan, dan wasit mengenakan masker. Setiap pemain memakai sejumlah bola sendiri yang diberi tanda dan mengumpulkannya sendiri, tanpa petugas anak-anak pengambil bola.

Sementara beberapa negara bagian di Amerika Serikat tetap di bawah lockdown, Florida telah mulai terbuka dan pejabat negara secara khusus menyambut kembalinya olahraga meski tanpa penonton.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA