Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Kementerian PUPR Revitalisasi Rusun untuk Tenaga Medis

Sabtu 23 May 2020 07:57 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Petugas kepolisian memberi pemahaman kepada pengendara yang mencoba melewati portal pintu masuk ke wilayah Kabupaten Sigi di Desa Baliase, Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (14/5/2020) malam. Pemerintah Kabupaten Sigi memberlakukan jam malam mulai 14 - 29 Mei 2020 antara pukul 21

Petugas kepolisian memberi pemahaman kepada pengendara yang mencoba melewati portal pintu masuk ke wilayah Kabupaten Sigi di Desa Baliase, Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (14/5/2020) malam. Pemerintah Kabupaten Sigi memberlakukan jam malam mulai 14 - 29 Mei 2020 antara pukul 21

Foto: ANTARA/BASRI MARZUKI
Revitalisasi rusun untuk tenaga medis dianggarkan sebesar Rp 3,37 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merevitalisasi rumah susun (rusun) untuk tenaga medis yang bekerja di Rumah Sakit Bahteramas yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara. "Saat ini kami tengah melakukan revitalisasi atau perbaikan bangunan rusun yang dibangun untuk para tenaga medis di Provinsi Sulawesi Tenggara," kata Kepala Satuan Kerja Nonvertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sultra, Hujurat, Jumat (22/5).

Menurut Hujurat, revitalisasi bangunan vertikal setinggi tiga lantai membutuhkan jumlah anggaran senilai Rp 3,37 miliar. Rusun yang diperuntukkan tenaga medis RSUD Bahteramas Sultra ini dibangun pada tahun 2018 lalu.

Saat ini Direktorat Perumahan Kementerian PUPR melakukan beberapa revitalisasi agar kondisi rusun tersebut menjadi lebih baik dan nyaman untuk dihuni. Berdasarkan data yang dimiliki SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tenggara, rusun tenaga medis RSUD Bahteramas dibangun setinggi tiga lantai dengan jumlah kamar sebanyak 42 unit dan tipe hunian atau kamar tipe 45.

Rusun tersebut dibangun di atas tanah seluas satu hektare. Revitalisasi rusun tenaga medis ini dilaksanakan oleh PT Kamila Jaya dengan dengan total anggaran yang digunakan senilai Rp 3,37 miliar.

"Kami upayakan pelaksanaan program revitalisasi rusun ini bisa segera selesai sehingga para tenaga medis bisa segera menghuni. Apalagi, saat ini para tenaga medis sangat dibutuhkan untuk penanganan Covid-19," ujar Hujurat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA