Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Sambut Lebaran, Majelis Al-Fajri Berbagai dengan Anak Yatim

Jumat 22 May 2020 23:16 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Muhammad Fakhruddin

Sambut Lebaran, Majelis Al-Fajri Berbagai dengan Anak Yatim (Ilustrasi).

Sambut Lebaran, Majelis Al-Fajri Berbagai dengan Anak Yatim (Ilustrasi).

Foto: Republika/mardiah
Para anak yatim ini harus ikut serta merasakan keceriaan Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK -- Menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1441 H suasana terasa bahagia seakan tidak terasa di masa pandemi Covid-19. Seperti yang dirasakan para anak yatim menghadiri acara khataman Al-Qur'an dan santunan di Majelis Dzikir Al-Fajri, Curug, Bojongsari, Kota Depok, Jumat (22/5).

Acara pemberian santunan anak yatim ini dihadiri Ketua Muslimat NU Ranting Kelurahan Curug, Athoilah, Sekretaris majelis dzikir Al fajri Muhammad Amirullah, para ustadzah yang tergabung dalam management Majelis Fzikir Al Fajri dan warga masyarakat sekitar.

"Kita ingin sedikit berbagi kebahagiaan dan keceriaan bersama anak yatim. Apalagi, waktunya mendekati Hari Raya Idul Fitri. Tentunya, kita juga berpesan untuk menjaga diri serta berupaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19," ujar Pimpinan Majelis Dzikir Al-Fajri, Ustad Waluyo.

Menurut Waluyo, santunan diberikan ke 50 anak yatim dan pembagian masker. Ia menambahkan, para anak yatim ini harus ikut serta merasakan keceriaan dan kebahagiaan dengan datangnya Lebaran. 

"Kita juga isi acara dengan tasyakuran khataman Alqur’an jamaah muslimat Al Fajri yang tergabung dalam Muslimat Ranting NU Kelurahan Curug. Selama Ramadhan ini sudah tujuh kali khatam, dan pembacanya secara online dibagi per juz," paparnya. 

Dia mengutarakan, acara santunan anak yatim ini merupakan agenda rutin Majelis Dzikir Al-Fajri setiap 2 bulan sekali. Menurutnya sejak Majelis Al Fajri berdiri 7 Oktober 2010 lalu kegiatan tadarusan Alquran dilakukan setiap bulan Ramadhan. 

"Kita sampaikan bahwa pencegahan penyebaran Covid-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi semuanya. Tentunya, kita harapkan dengan taat pada ketentuan pencegahan Covid-19 dan munajat doa yang kita lakukan ini semoga cepat berlalu," harap Waluyo. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA