Rabu 20 May 2020 21:37 WIB

Sopir Truk BBM di Lampung Positif Covid-19

Sopir truk positif Covid-19 tak ada riwayat perjalanan ke daerah terjangkit

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Christiyaningsih
Sopir truk positif Covid-19 tak ada riwayat perjalanan ke daerah terjangkit. Ilustrasi.
Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Sopir truk positif Covid-19 tak ada riwayat perjalanan ke daerah terjangkit. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Seorang sopir truk yang biasa mengantar bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai daerah di Provinsi Lampung terkonfirmasi positif Covid-19. Sopir tersebut tidak ada riwayat perjalanan ke daerah terjangkit atau tertular dari pasien positif Covid-19 lainnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penaganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan, sopir truk tersebut tercatat sebagai pasien 85 yang berasal dari Kota Bandar Lampung. "Pasien ini tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19 dan sehari-hari mengemudi truk BBM," kata Reihana dalam konferensi persnya di Bandar Lampung, Rabu (20/5).

Baca Juga

Reihana yang juga kepala Dinas Kesehatan Lampung menjelaskan, pasien 85 sehari-hari mengemudikan truk muatan BBM antardaerah di antaranya Terbanggi Besar (Lampung Tengah), Mesuji, dan Kota Metro. Dari keterangannya, pasien tersebut pernah berobat rawat jalan ke dokter praktik swasta pada 11 Mei 2020.

Pada 12 Mei 2020, pasien 85 tersebut dirujuk ke rumah sakit swasta dengan diagnosa typoid. Pada 13 Mei 2020, pasien mengalami batuk-batuk, sesak nafas, dan terpaksa dirawat inap di rumah sakit swasta di Kota Bandar Lampung.

Sopir truk tersebut diambil swabnya pada 16 Mei 2020. Dua hari kemudian kondisi pasien memburuk sehingga petugas medis mengambil tindakan memasang ventilator untuk membantu pernafasannya yang sesak.

Swab pertama sopir truk BBM tersebut keluar pada 19 Mei 2020. Hasilnya dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, pasien 85 tersebut masih dirawat di ruang isolasi rumah sakti swasta di Bandar Lampung.

Reihana belum bisa merinci pasien itu tertular virus corona dari mana. Petugas surveilans masih melakukan pelacakan. Pasalnya pasien tidak memiliki riwayat ke daerah terjangkit dan juga tidak ada kontak dengan pasien positif Covid-19 lainnya.

Sopir truk BBM tersebut menambah satu orang jumlah pasien positif Covid-19 di Lampung menjadi 85 orang pada Rabu (20/5). Dari jumlah tersebut, 50 orang masih dirawat, 29 orang sudah dinyatakan sembuh, serta 6 orang meninggal dunia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement