Rabu 20 May 2020 18:53 WIB

Pelni Jual 198 Tiket Kapal Penumpang di Tanjung Priok

198 tiket terjual sejak penjualan dibuka kembali.

Kapal KM Lambelu milik PT Pelni yang berlayar dari Tarakan, Kalimantan Timur menuju Kabupaten Sikka, NTT, beberapa waktu lalu.
Foto: Humas Ditjen Hubla
Kapal KM Lambelu milik PT Pelni yang berlayar dari Tarakan, Kalimantan Timur menuju Kabupaten Sikka, NTT, beberapa waktu lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat sebanyak 198 tiket kapal penumpang telah terjual hingga Selasa (19/5) untuk pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Direncanakan kapal penumpang berangkat pertama kali dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 31 Mei 2020.

"198 tiket itu terjual sejak 16 Mei 2020, saat dibukanya penjualan tiket untuk penumpang," kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni, Yahya Kuncoro ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (20/5).

Sebelumnya, Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni OM Sodikin menyatakan, penjualan tiket dilayani di loket kantor cabang Pelni. Kebijakan ini diterapkan sehingga petugas dapat memastikan seluruh calon penumpang dapat menunjukkan dokumen persyaratan ketika akan membeli tiket.

Penjualan dilakukan sesuai dengan persyaratan protokol penanganan penumpang Pelni selama masa Covid-19 serta SE Gugus Tugas Covid-19 Nomor 4/2020 dan SE Dirjen Hubla Nomor 21/2020.

Selama periode ini, Pelni hanya akan menjual sekitar 50 persen tiket dari kapasitas kapal guna menjaga jarak antar penumpang selama perjalanan atau physical distancing.

“Kami telah mengatur pembatasan akses bagi penumpang selama berada di atas kapal, serta skema jaga jarak antarpenumpang baik itu pada nomor tempat tidur ataupun saat pengambilan makan sehingga anjuran physical distancing tetap terlaksana dengan baik," jelas Sodikin.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement