Thursday, 23 Zulhijjah 1441 / 13 August 2020

Thursday, 23 Zulhijjah 1441 / 13 August 2020

Platform Wisata Ramah Muslim Luncurkan Wisata Virtual

Rabu 20 May 2020 14:45 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Nidia Zuraya

Wisata halal.

Wisata halal.

Foto: BNI Syariah
Wisata virtual bisa dinikmati melalui situs travalal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Marketplace dan platform untuk wisata ramah Muslim, Travalal meluncurkan Virtual Reality Tourism sebagai alternatif pariwisata tanpa mobilitas. Inisiatif ini dilakukan akibat kebijakan physical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah di Indonesia yang berdampak pada berbagai sektor termasuk pariwisata. 

Pendiri dan CEO Travalal, Joyo Diharjo mengatakan anjuran untuk tetap di rumah banyak disosialiasikan oleh banyak pihak. Semua orang pun kemudian mengalihkan kegiatan bekerja dari rumah (work from home), demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini.

"Sebagai akibatnya, kebosanan pun mulai melanda karena aktivitas hanya berada didalam rumah, hal ini kami sadari betul, makanya kami luncurkan situs virtual.travalal.com," katanya, Rabu (20/5).

Travalal, tambah Joyo, mencoba mengurangi kebosanan masyarakat dengan meluncurkan program virtual tour menggunakan teknologi video 360° dan live tour menggunakan aplikasi video conference. Travalal menyediakan berbagai macam pilihan destinasi wisata mancanegara maupun wisata nusantara.

Selain itu, travalal juga mencantumkan wisata religi yaitu virtual umroh. Ia berharap dengan virtual reality tourism ini, para pelaku industri pariwisata dapat memiliki potensi pekerjaan dan penghasilan baru sebagai penyelenggara wisata virtual.

"Kami tidak ingin berdiam diri tanpa solusi, kami siap memberikan pelatihan bagi industri yang nantinya setelah terlatih, Travalal akan ikut membantu memasarkan jasa mereka," kata Joyo.

Founder Forum Halal Tourism, Gunawan Surbakti menyambut baik inovasi virtual tourism yang digagas Travalal. Inisiatif yang inovatif ini diharapkan dapat membantu industri terutama para pemandu wisata dapat membuka penghasilan baru. Selain itu, wisatawan pun dapat memiliki gambaran secara nyata tentang suatu destinasi wisata.

Salah seorang pengguna Travalal VR Tour, Asmara Soemitro menambahkan, ini menjadi pengalaman baru yang menarik karena bisa dilakukan di rumah saja. Dari registrasi hingga akhirnya mengikuti virtual tour prosesnya sangat mudah. Penjelasan selama tour berlangsung pun menarik dan informatif

Bagi sebagian besar masyarakat ini akan menjadi pengalaman baru, menjelajahi berbagai macam tempat wisata dengan tetap berada di rumah. Namun, ketika pandemi berakhir, ini akan menjadi new normal bagi masyarakat, dimana virtual tourism menjadi preferensi awal bagi wisatawan sebelum mengambil keputusan untuk pergi ke sebuah destinasi wisata.

Sebagai informasi, pada perjalanan virtual ini masyarakat akan ditemani dan dibimbing oleh tour leader yang berpengalaman yang dapat memberikan pengetahuan baru tentang paket wisata yang ditawarkan. Travalal juga menawarkan sistem SaaS (Software as a Service) yang dapat digunakan oleh para agen travel untuk Basic Accounting, Sales Management Dashboard, CRM, Statistics, Agenda, Tour Package Builder, dan banyak fitur lainnya.

Hingga saat ini, Travalal telah memiliki 93 travel agen resmi telah bermitra dengan Travalal yang tersebar di seluruh Indonesia yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan muslim. Kini Travalal juga mengeluarkan inisiatif fitur pariwisata-tanpa-mobilitas melalui virtual.travalal.com.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA