Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

In Picture: Pandemi Covid-19 Mengancam Keberadaan Suku Asli Amazon

Rabu 20 May 2020 05:38 WIB

Rep: Rizky Jaramaya, Putra M Akbar/ Red: Yogi Ardhi

Foto: AP/Felipe Dana

REPUBLIKA.CO.ID, MANAUS -- Tenaga medis mulai mengevakuasi penduduk asli Amazon yang terinfeksi virus corona. Penyebaran virus corona di wilayah dalam Amazon telah meluas dengan jumlah pasien yang meningkat.

Layanan kesehatan penduduk asli pemerintah Brasil, Sesai melaporkan, pada Senin (18/5), setidaknya 23 penduduk asli Amazon meninggal dunia karena infeksi virus corona. Para korban yang meninggal berada di wilayah terpencil, dan 11 di antaranya berada di hulu sungai Amazon yang berbatasan dengan Kolombia dan Peru.

Organisasi kesukuan Brasil, APIB melaporkan kenaikan jumlah kematian penduduk asli Amazon akibat virus corona mencapai 103. Sekitar tiga perempat dari 540 kasus yang dikonfirmasi, 40 di antaranya berada di Amazon.

Pandemi virus corona telah menghantam Manaus sehingga rumah sakit di kota tersebut kekurangan tempat tidur. Kota tersebut juga kekurangan lahan pemakaman untuk mengubur pasien yang meninggal dunia. Oleh karena itu, pasien yang meninggal dunia dikuburkan secara massal.

 

Sumber : Reuters, AP Photo

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA